22.5 C
Indonesia
Sunday, December 7, 2025
spot_img

Menag dan Gubernur Sulteng Tinjau Progres Akhir Pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat Palu

Palu, Japrinews.id — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., meninjau progres akhir pembangunan Masjid Raya Baitul Khairaat Palu yang kini hampir rampung.

Kunjungan tersebut dilakukan menjelang peresmian masjid megah yang dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2025 mendatang.

Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 4 hektare dengan kapasitas hingga 15.000 jamaah itu digadang menjadi ikon baru Kota Palu sekaligus pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi umat. Di kawasan masjid juga disiapkan area khusus bagi pelaku UMKM, sehingga aktivitas ibadah dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa masjid modern harus lebih dari sekadar tempat beribadah. Ia menekankan pentingnya menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan umat, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW melalui Masjid Nabawi yang menjadi pusat pendidikan, sosial, ekonomi, dan musyawarah umat.

“Masjid harus hidup dan produktif. Di dalamnya bisa terjadi interaksi antara masyarakat kecil dan pemilik modal, antara pejabat dan rakyat, sehingga melahirkan kolaborasi yang menyejahterakan. Inilah fungsi masjid sesungguhnya,” ujar Prof. Nasaruddin.

Menag juga mengapresiasi desain arsitektur Masjid Raya Baitul Khairaat yang menyesuaikan dengan iklim panas Kota Palu. Menurutnya, sistem ventilasi yang terbuka dan tata ruang yang efisien mencerminkan konsep pembangunan masjid ramah lingkungan dan hemat energi.

Selain itu, area serbaguna di bawah bangunan utama dinilai sangat potensial untuk dimanfaatkan secara produktif, termasuk bagi kegiatan sosial dan ekonomi umat.

“Bagian bawahnya bisa digunakan untuk kegiatan ekonomi umat. Misalnya akad nikah di atas, resepsi di bawah. Dengan begitu, operasional masjid bisa mandiri dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas hampir rampungnya pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah tersebut.

“Alhamdulillah, kita semua berbangga. Insyaallah, masjid ini akan diserahterimakan pada 15 November mendatang. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri Agama yang berkenan meninjau langsung sebelum peresmian,” ujar Gubernur Anwar.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulteng tengah menyiapkan badan pengelola, imam besar, para imam, dan muazin, agar masjid dapat segera berfungsi maksimal setelah diresmikan.

Menurutnya, keberadaan Masjid Raya Baitul Khairaat menjadi bagian dari visi program unggulan “BERANI Berkah”, yang berfokus pada penguatan kehidupan keagamaan dan spiritual masyarakat Sulawesi Tengah.

“Masjid ini akan menjadi pusat kegiatan umat Islam sekaligus rumah besar bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk membangun kebersamaan dan keberkahan,” tutur Gubernur Anwar Hafid.

Masjid Raya Baitul Khairaat Palu diharapkan tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga menjadi pusat spiritual, pendidikan, dan sosial yang hidup — tempat umat berinteraksi, belajar, dan menebar manfaat dalam semangat moderasi dan keberkahan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles