Example floating
Example floating
Sulteng

Bentrokan Warga Nunu dan Anoa Kembali Terjadi, Dua Orang Dilaporkan Terluka

15
×

Bentrokan Warga Nunu dan Anoa Kembali Terjadi, Dua Orang Dilaporkan Terluka

Share this article
Kapolresta Palu saat berembuk bersama perwakilan dua kubu yang bertikai usai bentrokan.Foto: Firmansyah
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – Bentrokan antara warga Kelurahan Nunu dan Kelurahan Anoa, Kota Palu, kembali terjadi pada Kamis (6/8) malam hingga Jumat dini hari. Insiden yang berlangsung di kawasan Jalan Anoa hingga Jembatan Lalove itu mengakibatkan dua warga dilaporkan mengalami luka.

Berdasarkan informasi di lokasi, kedua kelompok sempat terlibat aksi saling serang. Aparat juga menemukan indikasi penggunaan senjata tajam, busur panah, serta suara ledakan yang diduga berasal dari petasan atau kembang api.

Situasi berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.00 WITA setelah personel gabungan dari Polri dan TNI melakukan upaya pengamanan dan melerai kedua kelompok.

Usai bentrokan, Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena mempertemukan perwakilan warga dari kedua kelurahan di kawasan Jembatan Lalove. Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta mengajak kedua belah pihak menahan diri serta mengedepankan penyelesaian konflik secara damai.

Perwakilan warga Kelurahan Nunu meminta kepolisian segera menangkap seluruh pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang petugas keamanan yang disebut menjadi pemicu ketegangan.

Di sisi lain, perwakilan warga Kelurahan Anoa menyampaikan bahwa wilayah mereka lebih dahulu mendapat serangan dari kelompok lawan.

Menanggapi aspirasi kedua pihak, Kapolresta Palu mengusulkan pembentukan pos penjagaan di perbatasan masing-masing wilayah sebagai langkah antisipasi agar bentrokan tidak kembali terjadi.

Kapolsek Palu Selatan AKP Mohamad Kasim mengatakan kesepakatan pembentukan pos pengamanan merupakan hasil musyawarah bersama tokoh masyarakat dan aparat kepolisian setelah situasi berhasil dikendalikan.

“Pos penjagaan akan dibuat di wilayah perbatasan masing-masing sebagai langkah menjaga keamanan. Untuk jumlah korban masih didata, namun informasi sementara menyebutkan dua warga mengalami luka akibat terkena busur. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Sejumlah personel Brimob juga disiagakan di sekitar lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mengantisipasi bentrokan susulan.

Pertemuan antara kedua perwakilan warga ditutup dengan saling berjabat tangan dan berpelukan sebagai simbol komitmen menjaga perdamaian. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Jalan Anoa dan Jembatan Lalove dilaporkan aman, sementara aparat gabungan masih berjaga di lokasi.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *