Sigi, Japrinews.id – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Hidayat Pakamundi, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang digelar di Arena Utama Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu 07/06/2026.
Kegiatan keagamaan terbesar di Sulawesi Tengah tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Acara juga dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, dewan hakim, serta kafilah dari seluruh kabupaten dan kota.
Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Hidayat Pakamundi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sigi selaku tuan rumah dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi.
Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
“MTQ merupakan sarana yang sangat strategis untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Hidayat.
Ia menilai pelaksanaan MTQ harus menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berintegritas.
Politisi yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat tersebut juga berharap MTQ ke-XXXI mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir bibit-bibit unggul yang mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Sulawesi Tengah memiliki banyak potensi dan talenta yang perlu terus dibina secara berkelanjutan,” katanya.
Hidayat menegaskan, semangat MTQ tidak boleh berhenti pada seremoni dan perlombaan semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana pembinaan umat untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten dan kota, serta menjadi ajang seleksi dan pembinaan bagi para peserta terbaik yang akan mewakili daerah pada kompetisi tingkat nasional.


















