Example floating
Example floating
Sulteng

Menteri PU Tinjau Infrastruktur Pascagempa di Sigi, Pastikan Jalan, Jembatan dan Layanan Air Bersih Tetap Aman

7
×

Menteri PU Tinjau Infrastruktur Pascagempa di Sigi, Pastikan Jalan, Jembatan dan Layanan Air Bersih Tetap Aman

Share this article
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung sejumlah infrastruktur dasar yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah. Foto: Dok Istimewa
Example 468x60

Sigi, Japrinews.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung sejumlah infrastruktur dasar pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Minggu 21/06/2026.

Dalam kunjungannya, Menteri Dody meninjau Jalan Trans Palolo–Napu di Kabupaten Sigi guna memastikan konektivitas wilayah tetap terjaga, sekaligus mengevaluasi kondisi jalan, jembatan, dan layanan air bersih yang menjadi kebutuhan utama masyarakat pascabencana.

Menteri Dody mengatakan, sejak hari pertama setelah gempa terjadi, Kementerian PU telah bergerak cepat mendukung upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

“Sejak hari pertama kami mendukung penanganan pascabencana bersama pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Saat ini titik-titik terdampak sudah ditangani. Selanjutnya, perhatian kami adalah memastikan infrastruktur dasar yang digunakan masyarakat setiap hari tetap aman dan berfungsi dengan baik,” ujar Dody.

Kemudian dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menegaskan pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jalan dan jembatan, meskipun secara kasat mata tidak mengalami kerusakan berat. Ia meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah melakukan evaluasi teknis secara komprehensif untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Jembatan Binangga di Kecamatan Nokilalaki. Saat meninjau jembatan tersebut, Menteri Dody merasakan adanya getaran ketika kendaraan melintas.

“Saya berdiri di atas jembatan dan ketika ada kendaraan lewat terasa ada getaran. Hal seperti ini harus segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan teknis agar masyarakat mendapatkan kepastian bahwa infrastruktur yang mereka gunakan setiap hari benar-benar aman,” katanya.

Menurutnya, dalam situasi pascabencana, keandalan infrastruktur tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga rasa aman masyarakat.

“Jalan yang retak, jembatan yang terasa goyang, atau layanan dasar yang terganggu mungkin terlihat kecil. Namun bagi masyarakat, hal itu sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan rasa aman mereka. Karena itu, saya meminta seluruh jajaran tidak hanya melihat kerusakan yang tampak, tetapi juga mengidentifikasi potensi risiko yang bisa menimbulkan kekhawatiran masyarakat,” tegasnya.

Selain Jembatan Binangga, Menteri Dody juga meninjau Jembatan Posu yang membentang di atas Sungai Posu, Kabupaten Sigi. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti adanya cekungan berisi genangan air di kawasan hulu sungai yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi apabila tidak segera dimitigasi.

Menurut Dody, pengalaman penanganan bencana di berbagai daerah menunjukkan bahwa cekungan yang menampung air dalam jumlah besar dapat menjadi ancaman serius ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya melihat ada cekungan berisi air di bagian atas. Ini harus segera dipetakan dan dimitigasi. Jika ada potensi bahaya, kita harus mengantisipasinya sejak dini. Kita tidak ingin menyesal karena sesuatu yang sebenarnya bisa dicegah,” ujarnya.

Untuk itu, Menteri Dody menginstruksikan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III melakukan survei lebih lanjut guna mengetahui kondisi aktual di kawasan hulu, termasuk menyiapkan langkah penanganan yang diperlukan untuk mengendalikan aliran air.

“Kita pernah menghadapi kondisi serupa di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. Awalnya hanya cekungan yang berisi air, tetapi karena hujan terus-menerus, akhirnya jebol dan menimbulkan bencana. Salah satu solusinya adalah membuat saluran air. Namun, tingkat urgensinya di lokasi ini akan kami kaji lebih lanjut berdasarkan hasil survei,” jelasnya.

Selain memastikan konektivitas jalan dan jembatan, Kementerian PU juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak gempa. Dalam kunjungannya, Menteri Dody memastikan Intake dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kamarora di Kecamatan Nokilalaki tetap beroperasi normal dan siap melayani kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Pemerintah berharap seluruh infrastruktur vital di wilayah terdampak dapat terus berfungsi dengan baik sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal. (***)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *