Palu, Japrinews.id — Maraknya antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Palu dalam beberapa minggu terakhir mendapat perhatian serius DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Hidayat Pakamundi, menegaskan pihaknya akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui penyebab utama kemacetan dan antrean tersebut.
Komisi IV mencatat antrean kendaraan tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menghambat arus lalu lintas di sejumlah titik. Dugaan sementara, kondisi itu dipicu berkurangnya pasokan bahan bakar, lambatnya distribusi dari depot ke SPBU, serta kemungkinan terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi.
DPRD juga mencermati dugaan adanya praktik penimbunan solar subsidi oleh pihak tertentu yang diduga mengalihkan penggunaan untuk keperluan industri. Jika benar terjadi, tindakan tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan sidak untuk mengetahui akar persoalan. Setelah itu, kita bisa menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan pihak terkait,” ujar Hidayat.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD Sulteng berharap seluruh pihak, termasuk aparat pengawas distribusi BBM dan pengelola SPBU, dapat memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan agar antrean kembali normal dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.


