Palu, Japrinews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Ratna Mayasari Agan, melaksanakan kegiatan Penjaringan Aspirasi Masarakat Caturwulan II di Jalan Elang, Pada Senin Malam 14/07/2025.
Dalam kesempatan tersebut, Ratna menyampaikan bahwa kegiatan reses kali ini menjadi momen penting untuk menampung berbagai keluhan dan masukan warga, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Dalam reses banyak warga yang bertanya dan menyampaikan keluhan soal bantuan pendidikan, KIS (Kartu Indonesia Sehat), drainase, hingga bantuan untuk pelaku UMKM,” ujar Ratna di hadapan konstituennya.
Ratna, juga menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan didata secara menyeluruh untuk menjadi bahan pertimbangan dan usulan dalam pembahasan program pembangunan ke depan.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami data dan tampung untuk menjadi bahan pengajuan dalam agenda DPRD. Kami tidak ingin ada suara warga yang tidak terdengar,” tegasnya.
Namun, ia juga menjelaskan bahwa tidak semua usulan dapat direalisasikan dalam waktu dekat, mengingat kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan akibat defisit anggaran.
“Tahun kemarin kita mengalami defisit anggaran, di mana pendapatan yang diperkirakan hanya terealisasi sekitar 75%. Akibatnya, banyak program yang tidak bisa dilaksanakan,” jelas Ratna.
Selain itu, DPRD dan pemerintah daerah juga tengah menyelesaikan sejumlah kewajiban keuangan yang bersumber dari program PNKDA (Pendanaan Nasional Khusus Daerah Afirmasi) dan PNJW (Pendanaan Nasional Jangka Waktu).
“Oleh karena itu, fokus utama kita tahun ini adalah menyelesaikan utang-utang yang tertunda, terutama utang pendahuluan. Beberapa program sudah mulai kita jalankan tahun ini,” tambahnya.
Ratna juga mengungkapkan bahwa terdapat dua program usulan masyarakat yang sebelumnya telah diajukan, namun ditolak dalam proses pembahasan anggaran. Sayangnya, ia belum merinci program mana yang dimaksud, namun ia berkomitmen untuk tetap memperjuangkan aspirasi warga dalam sidang-sidang mendatang.
Dengan semangat keterbukaan dan transparansi, Ratna menutup kegiatan reses tersebut dengan harapan agar seluruh elemen masyarakat tetap bersinergi dan aktif menyampaikan kebutuhan mereka kepada wakil rakyat.


