Example floating
Example floating
Parlementeria

Reses Sucipto S. Rumu, Warga Tawanjuka Suarakan Persoalan Sampah

9
×

Reses Sucipto S. Rumu, Warga Tawanjuka Suarakan Persoalan Sampah

Share this article
Anggota DPRD kota Palu, Sucipto S Rumu melakukan Reses hari kedua di Jalan Agatis Kelurahan Nunu Kota Palu. Foto: Ris
Example 468x60

Palu, Japrinews.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Sucipto S. Rumu, menggelar kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) Caturwulan II Masa Sidang 2026 di Hari kedua di Jalan Agatis, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Rabu 19/08/2026.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai aspirasi, salah satunya terkait persoalan sampah yang masih menumpuk dan berhamburan di sejumlah wilayah permukiman. Warga juga mengusulkan perbaikan drainase untuk mendukung kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Salah kirim satu seorang warga, Pak Usman, mengeluhkan sampah yang berada di kawasan Siranindi, khususnya akses menuju kompleks pemakaman, Lorong Siranindi, Kelurahan Tawanjuka, RW 01, RT 02, yang dinilai belum terangkut secara rutin.

Menurutnya, meski telah tersedia tempat pembuangan sampah di sejumlah titik, sampah di dalam lorong masih kerap menumpuk dan berserakan karena kendaraan pengangkut sampah kesulitan menjangkau lokasi tersebut.

“Di sana ada beberapa tempat pembuangan sampah, tetapi sampah yang ada di lorong tidak pernah diangkut. Akibatnya, sampah berhamburan. Ketika angin bertiup dan anak-anak bermain tendang kiri tendang kanan, sampah semakin berserakan,” keluh Usman.

Ia berharap pemerintah kelurahan dan kecamatan dapat berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu agar persoalan pengangkutan sampah di kawasan tersebut segera ditangani.

Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris DLH Kota Palu, Ibnu Munzir, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Sementara itu, Sucipto S. Rumu mengatakan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan menjadi perhatian untuk diupayakan penyelesaiannya secepatnya.

“Reses atau penjaringan aspirasi ini, insyaallah, teman-teman dari DLH akan segera menindaklanjuti. Secara berkoordinasi dengan teman teman keluarga setempat, berbagai usulan warga akan diakomodasi,” kata Sucipto.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut membantu menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah sebelum dibuang. Sampah kering dan sampah basah, kata dia, sebaiknya dipisahkan dan dikemas dengan baik agar memudahkan petugas dalam proses pengangkutan.

Sucipto juga menyatakan kesiapannya membantu penyediaan plastik apabila terdapat warga yang mengalami kekurangan kantong untuk membuang sampah.

“Alangkah bagusnya kalau masyarakat sudah memilah sampahnya, antara sampah kering dan sampah basah. Kemudian dimasukkan ke dalam plastik. Kalau ada yang kekurangan plastik, laporkan kepada saya. Nanti kita siapkan plastik agar memudahkan petugas sampah,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara warga dan petugas kebersihan, pengelolaan sampah di lingkungan permukiman diharapkan dapat berjalan lebih baik.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Ibnu Munzir, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Kepala Seksi Kelurahan Nunu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, Koordinator Pendamping Reses Abi Pratama putra Irfan dan pandi saputra serta warga Kelurahan Nunu dan sekitarnya.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *