Example floating
Example floating
Parlementeria

Henri Muhidin Dorong Optimalisasi Cetak Sawah Rakyat di Lindu

18
×

Henri Muhidin Dorong Optimalisasi Cetak Sawah Rakyat di Lindu

Share this article
Anggota DPRD Sulteng, Henri Kusuma Muhidin Hadir Kegiatan tanam perdana Padi Sawah di lokasi Cetak Sawah Rakyat Desa Olu Kabupaten Sigi. Foto: Istimewa
Example 468x60

Sigi, Japrinews.id – Komitmen memperkuat ketahanan pangan terus didorong melalui pengembangan sektor pertanian. Salah satu langkah konkret tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan tanam perdana padi di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Olu, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Minggu 04/10/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sigi Rizal Intjenae, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi Halwiah Rizal, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Daerah Pemilihan Sigi-Donggala Henri Muhidin, sejumlah pimpinan OPD terkait serta unsur Forkopimda.

Henri Muhidin mengatakan, program Cetak Sawah Rakyat menjadi bagian penting dalam upaya memperluas lahan produktif sekaligus meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Sigi.

Menurutnya, keberadaan lahan pertanian yang telah dicetak harus diikuti dengan pengelolaan secara berkelanjutan agar mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Tanam perdana ini menjadi momentum penting untuk memastikan lahan Cetak Sawah Rakyat di Desa Olu benar-benar produktif. Kita ingin lahan yang sudah dibuka ini terus dikelola dan menghasilkan produksi pangan secara berkelanjutan,” kata Henri.

Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan, penguatan sektor pertanian di Sigi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda swasembada pangan nasional.

“Kita mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Karena itu, setiap potensi lahan pertanian harus dimanfaatkan secara optimal dan dikelola dengan baik,” ujarnya.

Henri berharap hasil produksi dari lahan tersebut dapat memenuhi target yang telah ditetapkan serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Ia juga mengingatkan agar program pencetakan sawah tidak berhenti pada pembangunan atau pembukaan lahan saja. Setelah proses tanam dimulai, diperlukan pendampingan, dukungan sarana produksi, pengairan serta perhatian dari OPD teknis agar produktivitas lahan dapat terus terjaga.

“Yang paling penting setelah tanam perdana adalah bagaimana menjaga agar lahan ini tetap produktif. Pemerintah, petani dan seluruh pihak terkait harus bersama-sama memastikan pengelolaannya berjalan dengan baik,” katanya.

Henri menilai sinergi antara pemerintah daerah, petani, OPD teknis dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengembangan sektor pertanian.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga lahan pertanian yang telah tersedia dan menjadikannya sebagai sumber produksi pangan yang berkelanjutan.

“Kita ingin pertanian di Sigi semakin maju, produksi pangan meningkat, petani semakin sejahtera, dan daerah kita bisa memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan serta swasembada pangan nasional,” pungkas Henri.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *