Donggala, Japrinews.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Henri Kusuma Muhidin, menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Kedua 2026 di Desa Wombo Induk, Kabupaten Donggala, Kamis 23/07/2026.
Dalam kegiatan tersebut, Henri membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk menyerap secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan perekonomian desa.
Pertemuan berlangsung interaktif. Sejumlah aspirasi utama disampaikan masyarakat Wombo Induk, di antaranya terkait perbaikan infrastruktur jalan, dukungan terhadap kelompok tani, serta renovasi masjid desa.
Warga menilai kondisi dan kualitas jalan menjadi salah satu kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat maupun kelancaran distribusi hasil pertanian. Infrastruktur jalan yang memadai dinilai dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain infrastruktur, warga juga meminta perhatian pemerintah terhadap kelompok tani melalui bantuan dan program yang dapat menunjang produktivitas pertanian. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat sebagian masyarakat Donggala masih menggantungkan perekonomiannya pada sektor pertanian.
Aspirasi lainnya menyangkut renovasi masjid desa yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Henri memastikan seluruh masukan warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui lembaga DPRD Sulteng.
“Reses ini adalah instrumen bagi kami untuk memotret realitas. Aspirasi terkait perbaikan masjid, konektivitas jalan, hingga dukungan untuk kelompok tani sudah kami catat. Ini akan kami bawa ke meja persidangan untuk diperjuangkan agar segera ditindaklanjuti oleh eksekutif,” kata Henri.
Menurut Henri, kegiatan reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk memastikan komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat tetap terjaga. Aspirasi yang dihimpun dari lapangan, kata dia, akan menjadi salah satu bahan dalam pembahasan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD serta penyusunan kebijakan dan anggaran pembangunan.
Ia berharap aspirasi masyarakat Wombo Induk dapat memperoleh perhatian pemerintah sehingga program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
“Harapan kami, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat ini dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah,” ujarnya.
Melalui reses tersebut, Henri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait peningkatan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, dan pembangunan fasilitas publik yang menunjang kesejahteraan warga.


















