Sigi, Japrinews.id – Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (17/6/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih akibat kerusakan sarana dan prasarana pascagempa.
Dalam penyaluran bantuan ini, tim menggunakan kendaraan taktis dengan mengunakan tandon yang mampu mengolah dan menyediakan air bersih langsung di lokasi bencana. Kehadiran kendaraan tersebut menjadi solusi cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Pendistribusian air bersih dipimpin langsung oleh Tenaga Ahli MPR RI, Muhammad Sahrul Sanatu, yang mewakili Akbar Supratman. Air bersih yang telah diolah segera disalurkan kepada warga di sejumlah titik yang mengalami kesulitan akses air bersih.
Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, tim juga melakukan pemantauan kondisi wilayah terdampak guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama masa tanggap darurat.
Melalui Tenaga Ahlinya, Akbar Supratman menegaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami akan terus membantu masyarakat terdampak gempa bumi, tidak hanya melalui dukungan kemanusiaan seperti penyediaan air bersih dan air minum, tetapi juga dengan berbagai upaya yang dapat meringankan beban warga selama masa pemulihan,” ujar Sahrul.
Menurutnya, distribusi air bersih menggunakan Tandon menjadi langkah cepat dan efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut karena telah bekerja maksimal di tengah situasi darurat.
Sahrul berharap bantuan air bersih yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascagempa di wilayah terdampak.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Semoga kondisi wilayah terdampak segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tutupnya.


















