Example floating
Example floating
Parlementeria

DPRD Sulteng Dukung Peran Pemangku Adat Lewat Pembentukan FKPA

37
×

DPRD Sulteng Dukung Peran Pemangku Adat Lewat Pembentukan FKPA

Share this article
Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid bersama Elisa Bunga Allo menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar Pemangku Adat se-Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan pelantikan Forum Komunikasi Pemangku Adat (FKPA) di salah satu hotel di kota Palu. Foto: Istimewa
Example 468x60

Palu, JapriNews.id – Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, S.H., bersama Ir. Elisa Bunga Allo, M.M., menghadiri kegiatan Silaturahmi Akbar Pemangku Adat se-Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan pelantikan Forum Komunikasi Pemangku Adat (FKPA), Selasa 14/04/2026, di Hotel Best Western Coco Palu.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan nuansa adat yang kental, mengiringi prosesi pelantikan FKPA sebagai wadah komunikasi para pemangku adat di wilayah Sulawesi Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Gubernur dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Hadir pula Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng, para gubernur dan wakil gubernur terdahulu, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Sulteng, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala OPD lingkup Provinsi Sulteng, pimpinan instansi vertikal, serta berbagai tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh perempuan.

Dalam kesempatan tersebut, Syarifudin Hafid menegaskan pentingnya peran pemangku adat dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal, budaya, serta norma sosial yang menjadi identitas daerah.

Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan lembaga adat tetap memiliki relevansi sebagai pilar dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan FKPA diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi dan sinergi antar pemangku adat di Sulawesi Tengah, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis nilai budaya lokal.

“Melalui FKPA ini, kita berharap terbangun komunikasi yang efektif serta kolaborasi yang kuat antara pemangku adat dan pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan tetap memperhatikan kearifan lokal,” ujar Syarifudin.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *