Palu, JapriNews.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Komisi IV, Wiwik Jumiatul Rofi’ah, menghadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, yang digelar pada Sabtu (3/1/2026) di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Prof. Moh. Yamin No. 42, Kota Palu.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido yang mewakili Gubernur Sulteng, unsur Forkopimda, Pangdam XIV/Hasanuddin, Polda Sulteng, Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Agama Sulawesi Tengah, jajaran Kementerian Agama dan Kementerian Haji Wilayah Sulteng, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), BAZNAS, organisasi kemasyarakatan keagamaan, perbankan mitra Kemenag, pimpinan instansi vertikal, serta para undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wiwik Jumiatul Rofi’ah menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.
Ia mengapresiasi kontribusi Kementerian Agama yang selama delapan dekade telah berperan aktif dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis serta mendukung penguatan sumber daya manusia yang berakhlak dan berintegritas.
Menurutnya, peringatan Hari Amal Bakti menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah yang damai, rukun, dan maju.
Wiwik juga menegaskan bahwa tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, mengandung pesan kuat tentang pentingnya menjaga kerukunan dalam keberagaman. Sinergi antara pemerintah, DPRD, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan kedamaian daerah.
Upacara peringatan berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan, meliputi penghormatan kepada inspektur upacara, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, amanat Menteri Agama Republik Indonesia, penyematan Satya Lencana, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.
DPRD Provinsi Sulawesi Tengah berharap peringatan Hari Amal Bakti tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.


