28.3 C
Indonesia
Sunday, January 18, 2026
spot_img

HMI Cabang Palu Gelar Dialog Publik, Soroti Darurat Tambang dan Maraknya Illegal Mining di Sulteng

Palu, JapriNews.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu menggelar dialog publik bertajuk “Sulawesi Tengah Darurat Tambang, Masyarakat Butuh Kepastian Kapan Berakhirnya Ilegal Mining di Sulawesi Tengah?” pada Rabu malam, 17/12/ 2025.

Dalam dialog publik tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Kepala Dinas Sumber Daya Mineral (SDM) Provinsi Sulawesi Tengah Sultan Nisa, Sp.Msi selaku perwakilan Gubernur Sulteng, I Komang Aliastra, SH sebagai perwakilan Kapolda Sulteng, akademisi dan aktivis Irwan Lapatta, akademisi Universitas Tadulako Ruslan Husein, serta Dedi Irawan sebagai penanggap dari kalangan aktivis lingkungan.

Meski demikian, Gubernur dan Kapolda Sulawesi Tengah tidak hadir secara langsung dalam dialog tersebut. Ketidakhadiran itu menjadi sorotan Ketua Umum HMI MPO Cabang Palu, Ahmad Rahim, yang menilai seharusnya Kapolda atau Wakapolda hadir untuk menjelaskan komitmen aparat penegak hukum dalam menuntaskan persoalan illegal mining.

“Persoalan pertambangan tanpa izin (PETI) yang begitu marak di Sulawesi Tengah dan belum kunjung selesai mendorong kami menggelar dialog publik ini. Ini bentuk sikap HMI Cabang Palu untuk menuntut keseriusan pihak terkait dalam menangani praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan merusak lingkungan,” ujar Ahmad Rahim.

Ia menegaskan, dialog publik ini menjadi ruang bagi mahasiswa, akademisi, aktivis, serta masyarakat untuk menyuarakan keresahan terhadap dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan akibat pertambangan ilegal. Selain itu, forum ini juga membahas dugaan adanya perlindungan dari pihak-pihak tertentu yang membuat praktik PETI terus berlangsung tanpa penindakan tegas.

Menurut Ahmad Rahim, HMI Cabang Palu berharap dialog tersebut dapat menjadi langkah awal terbangunnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, aktivis, dan masyarakat dalam mencari solusi konkret penyelesaian illegal mining di Sulawesi Tengah.

“Masyarakat Sulawesi Tengah membutuhkan kepastian kapan persoalan ini akan berakhir. Kami berharap pemerintah dan aparat penegak hukum bisa memberikan kejelasan langkah dan komitmen nyata,” tambahnya.

Melalui dialog publik ini, HMI Cabang Palu menegaskan komitmennya sebagai generasi muda untuk terus mengawal isu pertambangan dan mendorong penegakan hukum yang adil demi keberlanjutan lingkungan serta masa depan Sulawesi Tengah.***

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles