22.5 C
Indonesia
Sunday, December 7, 2025
spot_img

Bandara Tanpa Negara: TNI Serbu IMIP, Menhan Soroti Celah Kedaulatan”

Morowali, Japrinews.id — Latihan terintegrasi TNI tiga matra yang digelar pada 20 November 2025 di Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadi titik balik pengawasan negara terhadap salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia. Bukan sekadar latihan gabungan, kegiatan ini menandai untuk pertama kalinya aparat negara resmi masuk dan melakukan operasi di bandara yang dikelola perusahaan swasta tersebut.

Sebanyak 26.998 prajurit dikerahkan dalam latihan besar ini. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir langsung memantau jalannya operasi. Di hadapan prajurit, Sjafrie mengungkapkan adanya situasi janggal yang selama ini luput dari perhatian publik dan pemerintah.

“Intercept dilakukan terhadap bandara yang tidak memiliki perangkat negara di dalamnya. Ini merupakan hal yang anomali di dalam NKRI,” tegas Sjafrie di Morowali.

Ia menambahkan, celah tanpa kontrol negara tersebut berpotensi mengancam kedaulatan ekonomi dan stabilitas nasional. “Regulasi harus ditegakkan. Ada kerawanan besar bila perangkat negara tidak hadir di area strategis seperti ini,” ujarnya.

Bandara IMIP, yang diresmikan pada 3 Oktober 2019 sebagai bandara khusus untuk operasional kawasan industri, selama ini melayani penerbangan domestik menggunakan pesawat berbadan besar seperti Airbus A-320. Bandara tersebut dioperasikan oleh PT IMIP dan berada di jantung aktivitas industri nikel yang banyak mempekerjakan tenaga kerja asing, terutama dari China.

Ketiadaan perangkat negara mulai dari bea cukai, imigrasi, hingga pengamanan militer menjadi sorotan utama. Menurut analis militer Universitas Nasional, Selamat Ginting, celah itu membuka peluang sangat besar bagi mobilitas barang dan manusia tanpa pengawasan negara selama lima tahun terakhir.

“Pesan Menhan jelas: negara tidak akan tinggal diam terhadap wilayah strategis yang luput dari kontrol,” ujar Selamat Ginting kepada Wartawan, Rabu 26/11/2025.

Latihan TNI di kawasan tersebut dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah mulai menata ulang keberadaan Bandara IMIP. Selamat menilai, fungsi bandara industri tidak lagi cukup apabila tidak dilengkapi sistem kontrol negara.

“Perangkat negara harus hadir. Bila diperlukan, sek sekalian saja difungsikan sebagai pangkalan udara,” tegasnya.

Latihan besar ini sekaligus membuka kembali diskusi publik mengenai legalitas, transparansi operasional, dan urgensi penegakan kedaulatan negara di kawasan industri strategis.***

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles