Palu, JapriNews.id — Wakil Ketua MPR RI, A.M. Akbar Supratman, melalui perwakilannya dari Staf MPR RI, Muhammad Sahrul Santu, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama asosiasi pedagang kopi daerah se-Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan berlangsung di Kota Palu dan dihadiri sekitar 140 peserta yang terdiri dari pedagang kopi, pelaku UMKM, serta petani pedagang kopi.
Dalam sambutannya, Muhammad Sahrul menyampaikan pentingnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai luhur kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah dinamika sosial dan ekonomi saat ini.
“Esensi pengamalan Pancasila harus benar-benar dipahami oleh masyarakat. Hal ini penting agar tumbuh rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang memberikan manfaat nyata dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Sahrul mewakili Wakil Ketua MPR RI.
Ia juga mengungkapkan rasa bahagia dan apresiasinya atas antusiasme peserta kegiatan. Sahrul melihat keterlibatan aktif dari para pedagang, mulai dari pedagang kaki lima hingga petani kopi, yang membuat suasana dialog menjadi interaktif dan produktif.
“Saya merasa senang dan antusias karena seluruh peserta aktif dan partisipatif. Diskusi menjadi hidup karena banyak yang memberikan pandangan dan bertanya langsung,” tambahnya.
Sementara itu, Mohamad Rifaldi selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Ketua MPR RI yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi sosialisasi. Menurutnya, kegiatan edukatif seperti ini sangat dibutuhkan dan harus dilakukan secara berkala.
“Kami berharap sosialisasi nilai-nilai kebangsaan dapat rutin dilaksanakan. Dengan begitu, pemahaman masyarakat terus meningkat dan mampu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat secara konsisten,” ujarnya.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Para peserta menyambut baik materi Sosialisasi Empat Pilar yang meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai dasar dalam menjaga persatuan serta memperkuat karakter kebangsaan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk sektor perdagangan dan UMKM.


