Palu, Japrinews.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Rico Andi Djanggola, menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dalam mengawal arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Palu.
Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi jajaran Eksekutif Kota LMND Palu di ruang kerjanya, Kamis 16/10/2025.
“Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan LMND yang masih mau memberikan sumbangsih pemikiran untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Palu. Saya juga sangat mendukung pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Corporate Social Responsibility (CSR), karena di Palu ini masih banyak perusahaan yang kadang-kadang tidak taat dalam menyalurkan tanggung jawab sosialnya,” ujar Rico.
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis dan hasil rumusan Konferensi Kota LMND Palu, khususnya mengenai arah pembangunan dan pemulihan ekonomi pascabencana 2018.
Sementara itu, Ketua LMND Kota Palu, Husain Fitta, dalam paparannya menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Palu selama ini banyak digerakkan oleh investasi swasta dan program pemerintah pusat, namun belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil.
“Kota Palu memang tumbuh cepat setelah bencana 2018, tetapi pertumbuhan yang hanya didorong oleh investasi swasta justru menimbulkan kesenjangan sosial,” ungkap Husain.
Ia menambahkan, sektor ekonomi rakyat seperti perdagangan kecil, nelayan, dan pekerja informal kini semakin terpinggirkan akibat kebijakan pajak dan tata ruang yang dianggap kurang berpihak pada kepentingan masyarakat bawah.
“Pembangunan Kota Palu saat ini masih bersandar pada logika modal, bukan kebutuhan rakyat. Pemerintah terlalu fokus pada infrastruktur yang hanya menguntungkan investor,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, LMND juga mengusulkan pembentukan Pansus CSR DPRD Kota Palu guna memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kewajiban sosial perusahaan, sekaligus memastikan dana CSR tersalurkan secara tepat sasaran.
Menanggapi hal itu, Rico menyambut baik usulan tersebut dan menilai langkah itu penting untuk mendorong transparansi serta tanggung jawab sosial perusahaan di Kota Palu.
“Kritik dan saran yang disampaikan LMND bisa menjadi bahan berharga bagi DPRD dalam merumuskan kebijakan pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. ***


