22.5 C
Indonesia
Sunday, December 7, 2025
spot_img

Pemkab Sigi Libatkan Akademisi Untad Susun RUPM 2025–2045, Fokus pada Ekonomi Hijau

Sigi, Japrinews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersama akademisi dari Universitas Tadulako (Untad) dalam penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Kabupaten Sigi tahun 2025–2045.

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengatakan, penyusunan dokumen RUPM harus sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta visi dan misi Kabupaten Sigi.

“Penting bagi kita memastikan arah kebijakan investasi berfokus pada ekonomi hijau, khususnya di sektor pertanian dan pariwisata,” ujar Samuel di Desa Bora, dikutip Media Antara, Senin 06/10/2025.

Ia menambahkan, ke depan diharapkan para investor dapat memperkuat pembangunan berkelanjutan di bidang pertanian dan pariwisata. Menurutnya, dokumen RUPM yang disusun harus mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan peluang investasi di Kabupaten Sigi.

“RUPM harus memperhatikan keselarasan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sigi, agar arah pembangunan dan penanaman modal dapat terencana dengan baik serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” jelasnya.

Samuel menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan investasi sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah dengan tetap mengedepankan prinsip pembangunan ramah lingkungan, inklusif, dan berbasis potensi lokal.

Diketahui, visi dan misi Kabupaten Sigi adalah “maju, berkelanjutan, berbasis pertanian dan pariwisata.”

Sementara itu, Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae menuturkan bahwa berbagai program unggulan tengah disiapkan untuk mendukung pencapaian visi dan misi tersebut.

“Program-program unggulan itu antara lain penguatan infrastruktur dan aksesibilitas, penyediaan air bersih dan perumahan layak, peningkatan layanan publik untuk masyarakat kurang mampu, serta pemberian seragam gratis bagi siswa baru,” kata Rizal.

Ia juga menyoroti pentingnya infrastruktur hijau dan mitigasi bencana, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan formal maupun nonformal bagi masyarakat kurang mampu di Sigi.

“Ada juga program pengembangan pariwisata, kebun raya, ruang terbuka hijau, penerapan teknologi dalam bisnis dan digitalisasi UMKM, serta peningkatan harmoni sosial dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” pungkasnya.

Sumber: Antara Sulteng

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles