26.2 C
Indonesia
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

Dugaan Keracunan Massal di Parimo, Anggota DPRD Rahmawati M Nur Desak Evaluasi Total Program MBG

Parigi Moutong, Japrinews.id – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah (Sulteng), Rahmawati M Nur, Meminta agar pemerintah menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan, saat Insiden keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa SMP Negeri 2 Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu 24/09/2025.

“Kami mendesak agar program MBG dihentikan sementara sampai investigasi tuntas dilakukan. Keselamatan siswa jauh lebih penting daripada keberlanjutan program yang belum siap secara teknis,” Kata Rahma kepada awak media.

Menurutnya, dugaan keracunan tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan kontrol kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG di Parimo. Ia menilai kejadian ini merupakan bentuk kelalaian serius yang tidak boleh diabaikan.

“Dugaan keracunan di SMPN 2 Taopa hari ini merupakan bukti lemahnya pengawasan dan kontrol kualitas terhadap penyediaan makanan dalam program MBG,” ujar, Rahmawati M.Nur Ketua Fraksi PKB DPRD Sulteng itu.

Rahma meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi makanan, mulai dari dapur penyedia hingga proses pengiriman ke sekolah. “Jangan melihat insiden ini sebagai kasus biasa. Pemerintah harus segera evaluasi seluruh rantai distribusi makanan, karena ada nyawa anak-anak yang dipertaruhkan,” tegasnya.

Selain itu, Rahma juga mendesak pemerintah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas insiden tersebut. Ia menilai jumlah korban yang terus bertambah serta potensi penyebaran dampak keracunan yang belum teridentifikasi sepenuhnya, sudah masuk kategori darurat kesehatan.

“Ini sudah darurat kesehatan yang menyangkut keselamatan anak-anak kita. Pemerintah harus segera menetapkan KLB agar seluruh sumber daya bisa digerakkan secara cepat dan terkoordinasi,” pungkas Rahma.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles