Morowali, Japrinews.id – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Syarifuddin Hafid, menggelar kegiatan reses masa persidangan ketiga tahun pertama 2025 dengan menyasar delapan desa di Kabupaten Morowali. Delapan desa tersebut meliputi Naka, Sakita, Emea, Ungkaya, Tudua, Laroue, Getesa, dan Ululere.
Hingga pertengahan agenda, Syarifuddin telah menyerap aspirasi warga di tiga desa, yakni Naka, Sakita, dan Emea. Reses berikutnya dijadwalkan berlangsung di Desa Ungkaya pada sore hari.
Kegiatan reses tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hadir dalam pertemuan itu para aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga kelompok perempuan. Warga pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai keluhan dan kebutuhan, mulai dari perbaikan infrastruktur, penyediaan air bersih, hingga program pemberdayaan ekonomi.
Selain itu, aspirasi personal juga mengemuka, seperti kendala biaya pendidikan, keterbatasan modal usaha, hingga persoalan lingkungan yang memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Menanggapi beragam aspirasi itu, Syarifuddin Hafid menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan suara rakyat melalui jalur kebijakan di DPRD Provinsi Sulteng.
“Sepanjang masih mampu kita bantu dan laksanakan, pasti akan kita upayakan solusinya. Aspirasi masyarakat ini akan saya bawa dan perjuangkan melalui jalur kebijakan di DPRD Provinsi,” tegas politisi Partai Demokrat Pada Minggu,14/09/2025 Malam .
Melalui kegiatan reses ini, Syarifuddin menekankan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat. Ia juga berkomitmen menjadikan setiap masukan warga sebagai dasar dalam memperjuangkan program pembangunan, baik untuk Kabupaten Morowali maupun Sulawesi Tengah secara keseluruhan.


