Example floating
Example floating
Sulteng

Kebakaran Hebat Lalap Pasar Inpres Manonda, 13 Lapak Ludes, Kerugian Capai Rp800 Juta

21
×

Kebakaran Hebat Lalap Pasar Inpres Manonda, 13 Lapak Ludes, Kerugian Capai Rp800 Juta

Share this article
Pasar Inpres Manonda Kota Palu, Terbakar diduga akibat kosleting listrik Foto: Istimewa.
Example 468x60

Palu, Japrinews.id — Sebanyak 13 lapak hangus dilalap api dalam peristiwa yang diduga kuat dipicu korsleting listrik dari sebuah warung makan pasar Inpres Manonda di Jalan Kacang Panjang, Kota Palu, pada Selasa, 22/7/2025. malam.

Kobaran api pertama kali terlihat dari atap sebuah warung bakso. Dalam hitungan menit, si jago merah menjalar ke bangunan lain yang sebagian besar terbuat dari kayu dan berdempetan rapat. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp800 juta.

“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik di salah satu warung makan,” ungkap Kapolresta Palu, Kombes Pol Deny Abrahams, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan langkah-langkah pengamanan pascakebakaran.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala serius akibat terbatasnya suplai air. Awalnya hanya lima unit mobil pemadam yang dikerahkan. Namun seiring makin meluasnya api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu meminta dukungan tambahan dari BPBD dan Brimob Polda Sulteng.

“Total sembilan unit armada pemadam akhirnya turun ke lokasi. Kendala utama kami adalah minimnya pasokan air. Kami harus menunggu suplai tambahan agar bisa mengendalikan kobaran api,” terang Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu, Hasan Lahinding.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.30 WITA, setelah petugas berjibaku selama lebih dari tiga jam.

Berikut rincian lapak yang terbakar:

1 ruko penjual ayam

1 ruko barang campuran

1 ruko penjual sepatu

1 lapak penjual sandal

1 kios kosmetik

4 petak kios barang campuran

4 petak warung makan

Kapolresta Palu mengimbau para pengelola pasar agar segera menata ulang sistem instalasi listrik dan menyediakan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) di setiap lapak. Ia juga menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli rutin guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan pascakebakaran.

“Kami minta seluruh pedagang dan pengelola pasar tidak mengabaikan aspek keselamatan. Musibah ini harus menjadi pelajaran bersama,” tutup Kombes Deny.

Penyelidikan lebih lanjut terhadap penyebab pasti kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, para pedagang korban kebakaran berharap adanya bantuan pemerintah untuk pemulihan usaha mereka.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *