Palu, Japrinews.id – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas di Kota Palu dan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah memadati Simpang Empat Jalan Juanda, untuk mengikuti doa bersama bagi almarhum Moh. Amar (22), rekan sesama pengemudi yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas Pada Sabtu Malam,09/05/2026.
Para pengemudi ojol duduk bersama di badan jalan sambil menyalakan lilin sebagai simbol duka dan penghormatan terakhir bagi Amar.
Doa bersama tersebut menjadi wujud solidaritas yang kuat dari komunitas ojol, sekaligus bentuk empati masyarakat terhadap musibah yang menimpa pemuda tersebut.
Salah seorang kreator media sosial, Astuti Taher, yang turut membagikan suasana kegiatan melalui akun media sosialnya, menyampaikan bahwa acara itu merupakan bentuk penghormatan dan doa bersama untuk Amar.
“Doa bersama ini kami lakukan untuk adik ojol Amar di lampu merah Perempatan Jalan Juanda. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Astuti Taher.
Ia menambahkan, kehadiran ribuan pengemudi ojol menunjukkan bahwa rasa persaudaraan di antara sesama pekerja jalanan sangat kuat.
“Ini bukan sekadar berkumpul, tetapi bentuk cinta, kepedulian, dan penghormatan terakhir dari kami semua,” katanya.
Selain dihadiri komunitas ojol, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari warga sekitar yang ikut larut dalam suasana duka.
Salah seorang pengemudi ojol, Ridwan, mengaku terharu melihat antusiasme rekan-rekannya yang datang dari berbagai penjuru Kota Palu.
“Kami datang untuk mendoakan Amar. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati di jalan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, komunitas ojol juga menyampaikan harapan agar pemerintah dan instansi terkait mengevaluasi sistem lampu lalu lintas serta penerangan jalan di kawasan Simpang Empat Jalan Juanda.
“Kami berharap ada perbaikan fasilitas keselamatan jalan agar tidak ada lagi korban seperti Amar,” ujar Ridwan.
Sebelumnya, Polresta Palu telah memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban, pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan, dan perwakilan komunitas ojol. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan tetap menghormati proses hukum yang berlaku.
Doa bersama yang berlangsung tertib dan damai itu menjadi bukti bahwa di tengah duka, semangat persaudaraan dan solidaritas masyarakat Kota Palu tetap terjaga.
Dari peristiwa ini, lahir pesan kuat bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai yang harus terus dijaga.


















