Tolitoli, Japrinews.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tolitoli (DPRD) Menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 diwarnai ketegangan setelah Bupati Tolitoli, Amran Hi Yahya, meluapkan emosinya di hadapan para anggota dewan, Jumat,13/06/2025.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Bupati Amran tampak naik pitam dan menyampaikan kekecewaannya dengan nada tinggi.
“Eee lihat ini, saya tidak kurang ajar sama bapak-bapak, tapi kalau mau diajak kurang ajar saya juga bisa kurang ajar. Umur 14 tahun sudah kenal siapa. Kita tidak boleh gunakan cara-cara begini,” ujar Amran dengan suara lantang dari podium paripurna.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam agenda penting tersebut. Hal ini kemudian dibenarkan oleh akun Facebook Ahmad Hamdani, yang pertama kali membagikan video tersebut dan menyebut bahwa kemarahan Bupati berkaitan dengan minimnya kehadiran anggota DPRD saat rapat.
Suasana tegang berubah menjadi haru ketika Ketua DPRD Tolitoli, yang juga istri Bupati Amran, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan forum. Dengan suara terbata dan mata berkaca-kaca, ia berkata,
“Saya selaku pimpinan DPRD Kabupaten Tolitoli mengucapkan permohonan maaf kepada Bapak Bupati Tolitoli.” Kata Suriyanti Daeng Parebba selaku Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli.
Video insiden ini telah menjadi viral dan menyita perhatian publik. Hingga berita ini diturunkan, video yang diunggah di Facebook tersebut telah ditonton lebih dari 33.700 kali, dibagikan 127 kali, dan menuai beragam komentar dari warganet.
Bupati Amran Hi Yahya diketahui kembali menjabat setelah memenangkan Pilkada serentak 2024 bersama wakilnya, Moh Besar Bantilan. Kejadian ini menjadi sorotan publik terkait hubungan eksekutif dan legislatif di Tolitoli, khususnya dalam konteks akuntabilitas dan kedisiplinan kelembagaan.


