21.5 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026
spot_img

PT Arkan Bara Mandiri Siap Mulai Proyek Rigid Pavement Jalan Malonda Segmen I Sepanjang 180 Meter

Palu, Japrinews.id – PT Arkan Bara Mandiri (ABM) akan segera memulai pengerjaan proyek perkerasan beton kaku (rigid pavement) di Segmen I Jalan Malonda, Kota Palu, sepanjang 180 meter. Proyek strategis ini direncanakan mulai dikerjakan pada minggu ketiga Juni 2025 dan ditargetkan rampung sebelum 17 Agustus 2025.

Kesiapan pelaksanaan proyek terungkap dalam rapat pra pelaksanaan (Pre-Construction Meeting) bersama Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah, yang turut melibatkan instansi teknis dan pemangku kepentingan lainnya.

Pekerjaan rigid pavement akan dilaksanakan mulai dari titik STA 4+500 hingga STA 4+625. Dalam presentasinya, PT ABM memaparkan lima poin utama kesiapan, meliputi peta lokasi di KM 8+700, data teknis dan gambar kerja, tiga metode pelaksanaan, manajemen lalu lintas dan keselamatan kerja, serta keterlibatan tenaga kerja yang dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

Sebelumnya, pada 27 Mei 2025, PT ABM telah mempresentasikan kesiapan proyek di hadapan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Sulawesi Tengah dan telah mendapatkan persetujuan resmi dari Satker PJN Wilayah II.

Kepala Teknik Tambang PT ABM, Asrianto Buhang, menjelaskan bahwa pengerjaan akan dilakukan dalam tiga tahap, dengan dukungan minimal dua unit truk mixer setiap hari guna memastikan kelancaran proses pengecoran beton.

“Pengecoran dilakukan di atas sambungan aspal yang terlebih dahulu dikupas dan digali sedalam 40 sentimeter. Kami pastikan seluruh pekerjaan mengikuti spesifikasi teknis, termasuk kemiringan galian yaitu 1,32 persen di awal dan -1,67 persen di akhir sambungan,” ujar Asrianto, Selasa 2/06/2025.

Asrianto juga mengungkapkan bahwa proyek sempat mengalami penyesuaian akibat tumpang tindih area kerja dengan perusahaan tambang lain. Hasil koordinasi bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulteng memutuskan pengurangan panjang ruas dari semula 230 meter menjadi 180 meter, dengan pengurangan masing-masing 25 meter di awal dan akhir ruas.

Meski mengalami penyesuaian, kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas. Termasuk pekerjaan marka jalan yang akan mengikuti standar nasional, dengan marka tepi kiri dan kanan berwarna putih, serta marka tengah berwarna kuning.

PT ABM turut mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi area proyek. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan selama masa pengerjaan, dan pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mohon kesabaran masyarakat selama proses konstruksi berlangsung. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama kami,” tutup Asrianto.

Dengan perencanaan yang matang dan dukungan berbagai pihak, proyek rigid pavement Jalan Malonda ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional dan mendukung kelancaran mobilitas warga Kota Palu dan sekitarnya

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles