Example floating
Example floating
Parlementeria

Reses kelurahan Tatura Selatan, Warga Minta Ratna Mayasari Agan Kawal Perbaikan Lampu Jalan dan Drainase

11
×

Reses kelurahan Tatura Selatan, Warga Minta Ratna Mayasari Agan Kawal Perbaikan Lampu Jalan dan Drainase

Share this article
Anggota DPRD kota Palu, Ratna Mayasari Agan, Mengelar reses titik kedua di Jalan lorong Sintuvu kelurahan Tatura Selatan kota Palu. Foto: Ris
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Palu, Ratna Mayasari Agan, kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat melalui agenda Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) Caturwulan III Tahun Anggaran 2026 di Jalan Towua, Lorong Sintuwu 1, Kelurahan Tatura Selatan, Senin 02/11/2026..

Reses tersebut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Kota Palu, Dinas Koprasi UMKM dan Tenaga kerja Kota Palu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Palu, para pendamping Reses Mulyadi dan Yelly Saroneva Selling, pelaku UMKM, ketua RT, serta warga setempat.

Dalam dialog bersama warga, persoalan infrastruktur lingkungan menjadi perhatian utama. Ketua RT dan masyarakat mengeluhkan minimnya penerangan lampu jalan di kawasan permukiman, khususnya di sepanjang Lorong Sintuwu I.

Warga menilai kondisi jalan yang gelap tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi mengancam keamanan lingkungan. Minimnya penerangan dikhawatirkan meningkatkan risiko pencurian hingga pembegalan.

Selain penerangan jalan, warga juga menyampaikan persoalan drainase di Lorong Sintuwu II yang dinilai sudah tidak berfungsi secara optimal. Penyempitan dan penyumbatan saluran air menyebabkan genangan karena tidak adanya aliran pembuangan yang memadai.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat karena genangan air berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan sumber penyakit.

Perwakilan warga berharap Pemerintah Kota Palu bersama DPRD dapat segera turun langsung meninjau kondisi tersebut agar penanganannya tidak terus tertunda.

“Penerangan jalan di lingkungan kami masih sangat kurang sehingga membahayakan pengguna jalan dan keamanan rumah warga. Begitu juga drainase di Jalan Sintuwu II yang tersumbat hingga menyebabkan air tergenang. Kami khawatir kondisi ini bisa memicu munculnya penyakit. Kami berharap pemerintah kota bersama Ibu Ratna segera meninjau langsung ke lapangan,” ungkap ketua RT lorong Sintuvu I.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ratna Mayasari Agan menegaskan akan mengawal persoalan penerangan jalan dan perbaikan drainase melalui fungsi pengawasan DPRD. Ia meminta instansi teknis terkait segera melakukan peninjauan lapangan agar dapat diketahui langkah penanganan yang diperlukan.

“Seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian kami, terutama persoalan yang sifatnya mendesak, seperti penerangan jalan dan drainase. Kami akan mengawal agar dinas terkait segera turun meninjau kondisi di lapangan sehingga ada langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas Ratna.

Dalam kesempatan itu, Ratna juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur lingkungan, khususnya drainase yang selama ini belum berfungsi maksimal di sejumlah titik permukiman.

Ia menyebutkan, persoalan drainase tidak hanya berkaitan dengan saluran yang tersumbat, tetapi juga terdapat saluran yang membutuhkan perbaikan hingga pembangunan drainase baru karena belum memiliki saluran pembuangan akhir.

Menurutnya, penanganan drainase harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak sekadar memperbaiki saluran yang rusak, tetapi juga memastikan air dapat mengalir dengan baik menuju tempat pembuangan akhir.

Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah kota dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, sehingga persoalan infrastruktur di Kelurahan Tatura Selatan dapat memperoleh solusi yang tepat.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *