Sigi, Japrinews.id – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan keluhan warga di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Akbar mengatakan kehadirannya bersama rombongan bertujuan memastikan penanganan pascabencana berjalan dengan baik serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat.
“Kami datang langsung untuk mendengarkan kondisi masyarakat, melihat apa saja yang masih menjadi kebutuhan mendesak, serta mengoordinasikan berbagai langkah penanganan dengan pemerintah daerah dan pihak terkait,” ujar Akbar.
Ia mengungkapkan, sejak terjadinya gempa bumi, timnya telah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna membantu masyarakat terdampak.
“Sejak awal kejadian, tim kami langsung turun ke lapangan. Kami berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik yang sempat padam, sekaligus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak,” katanya.
Selain melakukan peninjauan, Akbar juga menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 3.000 paket sembako yang didistribusikan ke sejumlah posko pengungsian dan wilayah terdampak gempa.
“Kehadiran kami tidak hanya untuk meninjau dan mendengarkan aspirasi masyarakat, tetapi juga membawa bantuan berupa paket sembako dan berbagai kebutuhan lainnya yang akan disalurkan kepada para pengungsi di posko-posko yang ada,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Akbar didampingi Ketua PMI Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate, Ketua Satria Irwan Lapatta, sejumlah tokoh masyarakat, serta tim relawan yang turut membantu proses penyaluran bantuan dan penanganan dampak bencana di lapangan.
Pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat diharapkan terus bersinergi dalam upaya percepatan pemulihan kondisi pascagempa, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.


















