Example floating
Example floating
Sulteng

Empati Korban Gempa, Pemkab Sigi Sederhanakan Perayaan HUT ke-18 dan Gelar Konser Amal

15
×

Empati Korban Gempa, Pemkab Sigi Sederhanakan Perayaan HUT ke-18 dan Gelar Konser Amal

Share this article
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, dalam sambutannya di Dzikir Akbar dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sekaligus menyambut HUT Kabupaten Sigi ke-18 di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru.Foto: Istimewa
Example 468x60

Sigi, Japrinews.id – Pemerintah Kabupaten Sigi memutuskan menyederhanakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sigi ke-18 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palolo dan Nokilalaki.

Keputusan tersebut disampaikan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, saat menghadiri Dzikir Akbar dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sekaligus menyambut HUT Kabupaten Sigi ke-18 di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru.

Rizal mengatakan, sejumlah agenda yang sebelumnya direncanakan untuk memeriahkan HUT daerah pada 24 Juni mendatang terpaksa ditiadakan. Pemerintah daerah memilih menyesuaikan konsep perayaan dengan kondisi masyarakat yang masih berupaya bangkit pascagempa.

Awalnya, Pemkab Sigi berencana menggelar pawai pembangunan dan pameran daerah untuk menampilkan berbagai capaian program pembangunan kepada masyarakat. Namun, agenda tersebut ditunda setelah mempertimbangkan situasi dan kebutuhan warga terdampak bencana.

“Saya sebelumnya sudah menyampaikan kepada panitia terkait pelaksanaan pawai pembangunan agar masyarakat dapat melihat perkembangan program-program pemerintah daerah. Namun melihat kondisi saat ini, kegiatan tersebut kami tunda,” ujar Rizal.

Selain pawai dan pameran, tarian kolosal yang telah masuk dalam rangkaian acara peringatan HUT juga dibatalkan. Sebagai gantinya, pemerintah daerah akan menggelar konser amal yang bertujuan menghimpun bantuan bagi masyarakat terdampak gempa, khususnya di Kecamatan Palolo dan Nokilalaki.

“Saya juga tidak akan mengadakan tarian kolosal karena melihat situasi dan kondisi yang ada. Kehadiran artis nantinya akan diarahkan menjadi konser amal untuk mengumpulkan dana bantuan bagi masyarakat terdampak,” katanya.

Menurut Rizal, konser amal tersebut diharapkan dapat melibatkan berbagai sponsor, donatur, serta elemen masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu korban bencana. Dana yang berhasil dihimpun akan disalurkan kepada warga yang mengalami kerusakan rumah maupun kehilangan tempat tinggal akibat gempa.

Ia mengaku telah berkoordinasi dan meminta izin kepada Gubernur Sulawesi Tengah terkait pelaksanaan konser amal tersebut.

“Saya sudah meminta izin kepada bapak gubernur untuk melaksanakan konser amal. Hasil penggalangan dana nantinya akan digunakan membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama yang rumahnya mengalami kerusakan berat di wilayah Palolo dan Nokilalaki,” tuturnya.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan bahwa peringatan HUT ke-18 tidak hanya menjadi momentum refleksi pembangunan daerah, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *