Sigi, Japrinews.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Awaluddin, melanjutkan agenda kunjungan daerah pemilihan (kundapil) hari kedua di Desa Baliase, Kabupaten Sigi, Jumat 17/10/2026.
Dalam kunjungan tersebut, ia menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan infrastruktur dasar hingga akses terhadap program pendidikan Berani Cerdas.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan serta kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak di tingkat desa.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya pembangunan dan perbaikan drainase, peningkatan akses jalan usaha tani, pengadaan lampu penerangan tenaga surya, serta penyaluran program Berani Cerdas.
Awaluddin mengatakan, kunjungan daerah pemilihan merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai anggota DPRD untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan.
Menurutnya, turun langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi riil yang dihadapi masyarakat sekaligus memahami kebutuhan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
“Melalui kundapil ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Setiap masukan yang disampaikan warga menjadi catatan penting bagi kami untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku,” ujar Awaluddin.
Ia menjelaskan, kebutuhan infrastruktur dasar masih menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kenyamanan lingkungan, kelancaran aktivitas warga, dan peningkatan perekonomian desa.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah pembangunan dan perbaikan drainase. Warga berharap saluran air yang memadai dapat membantu mengurangi potensi genangan serta menjaga kondisi lingkungan permukiman.
Selain itu, masyarakat mengusulkan pembangunan jalan usaha tani untuk mempermudah akses petani menuju lahan pertanian dan memperlancar pengangkutan hasil panen. Infrastruktur tersebut dinilai penting dalam menunjang produktivitas serta aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian.
Warga juga mengharapkan adanya pengadaan lampu penerangan tenaga surya di sejumlah titik desa. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan penerangan pada malam hari sekaligus mendukung pemanfaatan energi alternatif.
Di sektor pendidikan, masyarakat turut menyampaikan aspirasi terkait penyaluran program Berani Cerdas. Program tersebut menjadi salah satu hal yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan akses terhadap bantuan pendidikan.
Menanggapi berbagai usulan itu, Awaluddin menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan koordinasi lebih lanjut dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Aspirasi masyarakat, baik mengenai drainase, jalan usaha tani, penerangan tenaga surya maupun program Berani Cerdas, akan kami catat dan komunikasikan dengan pihak terkait. Selanjutnya, perlu dilakukan kajian berdasarkan kebutuhan, kewenangan, dan ketersediaan anggaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, realisasi setiap usulan membutuhkan koordinasi dan sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, OPD, serta pemerintah desa. Karena itu, data dan usulan yang disampaikan masyarakat perlu dipersiapkan secara jelas agar proses tindak lanjut dapat berjalan lebih terarah.
Awaluddin berharap kegiatan kundapil tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi, tetapi juga memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menentukan arah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui kunjungan tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat agar dapat menjadi perhatian dalam pembahasan program pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh warga di daerah pemilihannya.


















