Example floating
Example floating
Sulteng

Kualitas Udara Palu Memburuk, Wali Kota Imbau Warga Gunakan Masker

6
×

Kualitas Udara Palu Memburuk, Wali Kota Imbau Warga Gunakan Masker

Share this article
Walikota Palu, Hadianto Rasyid, Saat memimpin rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Jabatan Wali Kota Palu. Foto: Jufri
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Palu untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah antisipasi menyusul informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai kondisi kualitas udara di Kota Palu.

Arahan tersebut disampaikan Wali Kota Hadianto saat memimpin rapat koordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Sabtu 17/10/2026.

Dalam pertemuan itu, wali kota menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah dalam memantau perkembangan kondisi udara sekaligus mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Salah satu langkah awal yang ditekankan adalah imbauan penggunaan masker bagi masyarakat ketika menjalankan aktivitas, baik di dalam maupun di luar ruangan.

“BPBD akan terus memantau kondisi yang ada. Dengan rilis informasi dari BMKG terkait kondisi udara di Kota Palu, maka Pemerintah Kota Palu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker dalam melaksanakan aktivitas, baik di dalam maupun di luar ruangan,” ujar wali kota.

Untuk mendukung pelaksanaan imbauan tersebut, Pemerintah Kota Palu berencana menerbitkan surat edaran kepada seluruh kantor agar menyediakan masker bagi pegawai maupun masyarakat yang membutuhkan.

Wali Kota Hadianto berharap langkah tersebut dapat segera diterapkan secara efektif, sehingga upaya perlindungan terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Pemerintah juga akan memperhatikan penguatan terkait dengan hal tersebut. Mudah-mudahan Senin ini sudah bisa berjalan efektif,” kata wali kota.

Selain perlindungan bagi masyarakat secara umum, pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi anak-anak sekolah.

Wali kota meminta OPD terkait terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengevaluasi kemungkinan dampaknya terhadap kesehatan peserta didik.

Apabila kondisi udara menunjukkan perkembangan yang semakin mengkhawatirkan, Pemerintah Kota Palu akan mempertimbangkan langkah penyesuaian kegiatan belajar mengajar, termasuk kemungkinan pembelajaran secara daring.

“Termasuk nanti kita akan memantau apakah kondisi ini tidak baik untuk anak-anak sekolah kita. Kalau memang itu terjadi, kita akan berpikir untuk mengambil langkah apakah anak-anak nantinya belajar melalui daring,” jelas wali kota.

Menurut wali kota, setiap keputusan yang diambil harus mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan.

Dalam rapat tersebut, wali kota juga meminta camat, lurah, dan satuan tugas di lapangan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kebakaran.

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah secara terbuka maupun melakukan kegiatan lain yang dapat menimbulkan kebakaran dan memperburuk kondisi lingkungan.

“Kita terus memperkuat koordinasi dengan OPD terkait, camat, dan lurah untuk memastikan masyarakat tidak melakukan kegiatan membakar sampah atau hal lain yang bisa berdampak terhadap kebakaran yang lebih besar,” ungkap wali kota.

Wali Kota Hadianto mengapresiasi kepedulian masyarakat yang dinilai telah menunjukkan respons positif terhadap imbauan pemerintah.

Meski masih terdapat beberapa pelanggaran, petugas di lapangan tetap melakukan edukasi dan pengawasan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah masyarakat kita cukup memberikan atensi yang baik, walaupun masih ada satu dua. Namun satgas di lapangan terus memberikan edukasi, penguatan, dan pengawasan,” tutur wali kota.

Lebih jauh, Wali Kota Palu mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan informasi terkait perkembangan kondisi lingkungan, khususnya kualitas udara dan dampak yang dirasakan di wilayah masing-masing.

Menurut wali kota, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk membantu pemerintah memperoleh informasi yang lebih cepat dan melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui camat, lurah, maupun satuan tugas terdekat tanpa harus menghubungi wali kota secara langsung.

“Informasi terkait kondisi udara di wilayah Kota Palu bisa disampaikan kepada pemerintah. Tidak harus ke saya, bisa melalui camat, lurah, atau satgas terdekat. Insyaallah laporan tersebut akan kami tindaklanjuti dan pemerintah akan melakukan intervensi,” pungkas wali kota.

Melalui koordinasi lintas OPD, pengawasan di tingkat wilayah, serta dukungan masyarakat, Pemerintah Kota Palu berupaya memastikan langkah antisipasi terhadap perkembangan kualitas udara dapat dilaksanakan secara terarah dan responsif, dengan mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat.***

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *