Example floating
Example floating
Parlementeria

Asrullah Serap Keluhan Warga Tolitoli, Abrasi hingga Bantuan UMKM Jadi Sorotan

7
×

Asrullah Serap Keluhan Warga Tolitoli, Abrasi hingga Bantuan UMKM Jadi Sorotan

Share this article
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Asrullah, menyerap langsung aspirasi masyarakat. Foto: Humas PKS Sulteng
Example 468x60

Tolitoli, Japrinews.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Asrullah, memanfaatkan agenda Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Kabupaten Tolitoli untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan, kendala, serta usulan pembangunan yang dinilai penting bagi kehidupan warga di daerah.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah itu menggelar pertemuan bersama masyarakat di Desa Laulalang, Kecamatan Tolitoli Utara, dan Desa Lakatan, Kecamatan Galang. Dalam dialog tersebut, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Di Desa Laulalang, sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan pembangunan rumah ibadah, penanganan abrasi pantai, dukungan alat tangkap bagi nelayan hingga ketersediaan pupuk untuk menunjang aktivitas pertanian.

Menurut Asrullah, berbagai usulan tersebut merupakan gambaran langsung mengenai kebutuhan masyarakat di wilayah yang dikunjunginya. Karena itu, setiap masukan perlu dicatat dan menjadi bahan pembahasan dalam pelaksanaan tugas kedewanan.

“Kundapil ini bukan hanya agenda kunjungan, tetapi kesempatan bagi kami untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami inventarisasi dan menjadi bahan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ujar Asrullah.

Aspirasi serupa juga disampaikan masyarakat Desa Lakatan. Warga mengusulkan pembangunan rumah ibadah, dukungan bagi kegiatan majelis taklim, bantuan ternak sapi, peralatan untuk pengembangan UMKM, serta normalisasi sungai yang dinilai dibutuhkan untuk mendukung kepentingan masyarakat.

Selain menyerap aspirasi baru, Kundapil tersebut sekaligus dimanfaatkan Asrullah untuk melihat kembali manfaat sejumlah bantuan yang sebelumnya telah diberikan kepada masyarakat.

Di Desa Laulalang, misalnya, bantuan berupa tenda dan kursi telah diterima masyarakat. Fasilitas tersebut dinilai memberikan manfaat karena dapat digunakan dalam berbagai kegiatan warga tanpa harus meminjam perlengkapan dari desa lain.

Sementara di Desa Lakatan, kelompok peternak telah memperoleh bantuan ayam petelur. Bantuan tersebut disebut memberikan dampak positif terhadap aktivitas usaha masyarakat sekaligus membantu meningkatkan pendapatan kelompok penerima.

Asrullah mengatakan, keberadaan bantuan yang telah dimanfaatkan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi program. Menurutnya, pemerintah dan DPRD perlu memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat serta mampu meningkatkan kesejahteraan penerima.

“Kami juga melihat bagaimana bantuan yang sudah disalurkan dimanfaatkan masyarakat. Ini penting sebagai bahan evaluasi, sehingga ke depan program bantuan yang diberikan bisa semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama Kundapil akan menjadi bahan dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui proses perencanaan pembangunan daerah.

Berbagai usulan tersebut selanjutnya akan dilakukan monitoring dan evaluasi untuk melihat mana saja yang dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah maupun kemampuan anggaran yang tersedia.

“Tidak semua aspirasi bisa langsung direalisasikan, tetapi setiap usulan masyarakat tetap menjadi perhatian dan akan kami kawal sesuai kapasitas dan kewenangan yang ada,” jelasnya.

Asrullah berharap komunikasi antara DPRD dan masyarakat melalui agenda Kundapil dapat terus terjalin. Menurutnya, penyampaian aspirasi secara langsung menjadi salah satu cara untuk memastikan kebijakan pembangunan daerah tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.

Dengan adanya Kundapil, berbagai persoalan yang dihadapi warga di tingkat desa dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *