Example floating
Example floating
Nasional

BEM UI Gelar Aksi “Merebut Kemerdekaan” di Bundaran HI, Soroti Pendidikan dan Kesejahteraan

4
×

BEM UI Gelar Aksi “Merebut Kemerdekaan” di Bundaran HI, Soroti Pendidikan dan Kesejahteraan

Share this article
BEM UI menggelar long march dari kawasan Senayan menuju Bundaran HI. Foto: BBC
Example 468x60

Jakarta, Japrinews.id — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Merebut Kemerdekaan” di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Aksi yang digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan yang dinilai masih dihadapi masyarakat, mulai dari kesejahteraan, keadilan sosial, hingga kebebasan berpendapat.

Sekitar 1.500 mahasiswa dari sejumlah kampus di wilayah Jabodetabek disebut ikut ambil bagian. Massa, di antaranya berasal dari Front Mahasiswa UI dan perwakilan mahasiswa IPB, melakukan long march menuju Bundaran HI, kemudian menyampaikan orasi dan membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan kepada pemerintah.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama.

Pertama, mereka meminta transparansi dalam pengelolaan anggaran pendidikan sekaligus mendorong pemenuhan alokasi anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Kedua, mahasiswa menyuarakan penolakan terhadap berbagai regulasi yang dinilai berpotensi membatasi kebebasan berpendapat, termasuk perubahan regulasi terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Ketiga, mereka mendesak pemerintah mengambil langkah untuk menekan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Ketua BEM UI, Melki Siahaan, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kritik sekaligus upaya mahasiswa mengingatkan pemerintah mengenai makna kemerdekaan yang tidak sebatas perayaan seremonial.

Kemerdekaan bukan hanya upacara seremonial. Kami turun ke jalan untuk menagih janji kesejahteraan dan keadilan sosial yang belum dirasakan rakyat,” ujar Melki.

Persiapan aksi disebut telah dilakukan sejak 15 Agustus 2026. Sejumlah pesan yang dibawa mahasiswa antara lain “Merebut Kemerdekaan Rakyat” dan “Turunkan Harga, Naikkan Kesejahteraan”.

Koordinator Front Mahasiswa UI, Rizky Ananda, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran sebagai bagian dari kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, aksi tersebut menjadi simbol bahwa mahasiswa tetap menjalankan fungsi kritis dalam mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Dari sisi keamanan, aparat kepolisian menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi jalannya aksi. Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya disebut mengerahkan sekitar 1.200 personel gabungan.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Rudi Hartono, mengatakan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis.

“Mahasiswa boleh menyampaikan pendapat, tetapi harus tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum,” katanya.

Aksi “Merebut Kemerdekaan” di Bundaran HI tersebut menjadi salah satu bentuk ekspresi kritis mahasiswa sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam memperkuat kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan, kebebasan sipil, serta kesejahteraan masyarakat.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *