Example floating
Example floating
Parlementeria

Rustia Tompo Soroti Pengelolaan Pasar Tavanjuka, Minta Disperindag Tingkatkan Kebersihan dan Aktivitas Pedagang

9
×

Rustia Tompo Soroti Pengelolaan Pasar Tavanjuka, Minta Disperindag Tingkatkan Kebersihan dan Aktivitas Pedagang

Share this article
Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Palu, Rustia Tompo, menyoroti efektivitas pengelolaan Pasar Tavanjuka yang kini berstatus sebagai pasar modern. Foto: Istimewa
Example 468x60

Palu, Japrinews.id — Anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Palu, Rustia Tompo, menyoroti efektivitas pengelolaan Pasar Tavanjuka yang kini berstatus sebagai pasar modern.

Sorotan tersebut disampaikan Rustia dalam Rapat Pembahasan Banggar DPRD Kota Palu bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu di Ruang Sidang Utama DPRD Palu, Pada hari Rabu 12/08/2026.

Rustia yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Palu Utara-Tawaeli mengatakan, penilaiannya terhadap kondisi Pasar Tavanjuka bukan berdasarkan informasi dari pihak lain. Ia mengaku telah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pasar tersebut.

Menurutnya, meski telah berstatus sebagai pasar modern, pemanfaatan fasilitas Pasar Tavanjuka masih belum optimal. Sejumlah lapak masih belum dimanfaatkan oleh pedagang dan aktivitas konsumen juga dinilai belum menunjukkan geliat yang maksimal.

“Saya lihat sendiri, saya bukan mengatakan katanya si A atau si B. Saya langsung ke pasar itu sendiri meninjau. Pasar Tavanjuka ini sudah dikatakan pasar modern, tetapi banyak sekali tempat-tempat di situ yang belum sama sekali disentuh oleh para penjual atau konsumen,” tegas Rustia.

Selain minimnya aktivitas pedagang dan konsumen, Rustia turut menyoroti persoalan kebersihan, sanitasi, serta pengelolaan sampah di kawasan pasar.

Ia menilai kondisi tersebut dapat mengurangi kenyamanan masyarakat sekaligus memengaruhi daya tarik Pasar Tavanjuka sebagai pasar modern.

“Kedua, tempat itu jujur saja kurang bersih. Pemotongannya terbatas dan pembuangan sampahnya di situ sangat mengganggu penglihatan kita. Ini menjadi concern kita untuk melihat ke depan,” ujarnya.

Rustia juga meminta Disperindag Kota Palu menyampaikan data Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih terperinci. Menurutnya, capaian PAD tidak cukup hanya disampaikan secara keseluruhan, tetapi perlu dirinci berdasarkan kontribusi masing-masing pasar.

Hal itu dinilai penting untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pengelolaan Pasar Tavanjuka setelah ditetapkan sebagai pasar modern.

“Kami tidak hanya melihat capaian secara keseluruhan, misalnya 58,68 persen, tetapi kita harus melihat dari pasar ke pasar. Kalau capaian keseluruhan segitu, berapa persen sebenarnya kontribusi Pasar Tavanjuka setelah diresmikan jadi pasar modern?” kata Rustia.

Ia menilai kondisi Pasar Tavanjuka saat ini masih jauh dari harapan. Bahkan, Rustia menyebut kinerja pasar tersebut belum dapat dikatakan maksimal.

“Menurut saya Tavanjuka ini bukan maksimal, tapi minimal,” pungkasnya.

Atas berbagai temuan tersebut, Rustia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Disperindag Kota Palu. Ia mendorong adanya langkah konkret untuk membenahi pengelolaan, meningkatkan kebersihan, serta mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas pasar.

Menurutnya, fasilitas pasar modern yang telah dibangun harus dimanfaatkan secara maksimal sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi pedagang, konsumen, dan pemerintah daerah.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *