22 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026
spot_img

Distribusi MBG Dinilai Tak Sesuai, Mitra SPPG Lado Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf

Palu, JapriNews.id – Mitra SPPG Lodo menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua penerima manfaat terkait pendistribusian makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai harapan.

Dalam pernyataan yang disampaikan kepada orang tua penerima manfaat, pihak mitra menyatakan penyesalan atas kekurangan yang terjadi serta memberikan penjelasan mengenai kendala teknis yang dihadapi saat pendistribusian.

Mitra SPPG Lado menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat informasi dari koordinator wilayah setempat mengenai aturan distribusi makanan yang dilakukan dua kali dalam seminggu. Berdasarkan informasi tersebut, kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan dapur telah menghitung anggaran serta menyusun menu untuk kebutuhan tiga hari.

Namun, sehari sebelum pendistribusian, aturan berubah menjadi distribusi harian. Perubahan mendadak ini membuat tim harus menyesuaikan kembali menu harian, sementara bahan makanan untuk tiga hari sebelumnya telah dipesan ke pemasok.

Selain itu, pihak akuntan juga harus menyesuaikan pengeluaran dengan pagu anggaran harian, yakni sekitar Rp10.000 untuk porsi besar dan Rp8.000 untuk porsi kecil.

Terkait tidak tersedianya susu dan buah impor dalam menu, mitra menjelaskan bahwa pemasok tidak mendapatkan stok susu full cream/plain. Sementara itu, aturan pemerintah melarang pendistribusian susu yang mengandung perasa dan pewarna, sedangkan sebagian besar susu yang beredar di pasaran merupakan susu berperisa.

Kendala juga terjadi pada ketersediaan buah impor di pasaran. Tingginya permintaan terhadap kebutuhan dapur MBG yang saat ini menjadi perhatian luas masyarakat membuat pemasok kesulitan menyediakan buah impor dalam jumlah yang dibutuhkan.

Mitra SPPG Lado juga menegaskan bahwa anggapan adanya penyalahgunaan anggaran tidak benar. Mereka menyebut seluruh proses pendistribusian MBG mengikuti petunjuk teknis dan aturan dari Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga mitra tidak memiliki kewenangan menggunakan anggaran di luar ketentuan.

“Atas kekhilafan ini, kami memohon maaf sebesar-besarnya. Kami berterima kasih atas kritik dan saran yang diberikan, sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” demikian pernyataan mitra di kutip akun Facebook Sisi Sulteng pada Selasa, 24/02/2026.

Pihak mitra berharap masyarakat dapat memberikan masukan secara bijak dan tidak berprasangka buruk. Mereka juga berharap momentum bulan suci dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjaga sikap saling menghargai.

Ke depan, SPPG Lado berkomitmen meningkatkan pelayanan agar distribusi makanan kepada penerima manfaat dapat berjalan lebih baik dan sesuai harapan masyarakat.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles