Poso, Japrinews.id — Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menegaskan jati dirinya sebagai partai terbuka bagi semua umat, suku, dan golongan. Komitmen ini tercermin kuat setelah tokoh Hindu terkemuka di Kabupaten Poso, I Made Kajeng, resmi ditetapkan sebagai Ketua Formatur DPD PAN Kabupaten Poso.
Penetapan ini menjadi bukti bahwa PAN tidak hanya hadir sebagai partai yang inklusif, tetapi juga memberi ruang luas bagi kader-kader terbaik bangsa dari berbagai latar belakang untuk memimpin dan berkarya.
I Made Kajeng, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Poso, dikenal aktif membangun harmoni sosial melalui berbagai organisasi keagamaan dan kepemudaan. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua I PHDI Kabupaten Poso (Majelis Hindu), Ketua Prajaniti Poso, serta Korwil Forum Alumni KMHDI Sulawesi Tengah di Poso. Perannya di berbagai lini menjadikan dirinya salah satu figur pemersatu di wilayah Poso.
Dengan amanah baru sebagai Ketua Formatur, Made Kajeng memegang komando dalam penyusunan kepengurusan DPD PAN Poso dan arah strategi politik ke depan. Penunjukan tokoh Hindu ini disambut positif oleh masyarakat, sebagai simbol kuat bahwa PAN adalah rumah politik bagi semua kalangan.
“PAN adalah partai yang terbuka, moderat, dan menghargai keragaman. Amanah ini menunjukkan bahwa PAN memberi kepercayaan kepada siapa saja yang ingin bekerja untuk masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama,” ujar I Made Kajeng.
Kehadiran Made Kajeng di pucuk formatur PAN Poso diharapkan mampu memperkuat konsolidasi lintas komunitas, menghadirkan suasana politik yang inklusif, serta membawa PAN semakin dekat dengan rakyat. Langkah ini juga menjadi energi baru bagi PAN dalam mempersiapkan verifikasi partai, konsolidasi menghadapi Musda, hingga strategi pemenangan Pemilu 2029.
Dengan kepemimpinan yang dikenal merangkul semua pihak, PAN Poso menatap masa depan yang lebih solid, terbuka, dan berorientasi pada persatuan masyarakat.


