Palu, Japrinews.id — Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) asal Kabupaten Donggala menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu 05/11/2025.
Aksi tersebut dipimpin oleh koordinator Raslin Chili, dengan tuntutan utama terkait keterlambatan pembayaran gaji dan pemenuhan hak mereka sebagai aparatur negara.
Menanggapi aksi tersebut, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, turun langsung menemui para peserta aksi di halaman kantor gubernur. Pertemuan terbuka itu menjadi ruang dialog antara pemerintah provinsi dan para PPPK Donggala yang menyampaikan keluhan mereka.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar menjelaskan bahwa persoalan yang disuarakan para PPPK memang sedang dibahas dalam rapat yang berlangsung di kantor gubernur.
“Apa yang kalian tuntut hari ini ada hubungannya dengan yang kami rapatkan di atas,” ujar Gubernur Anwar.
Ia menambahkan, rapat tersebut juga dihadiri oleh Badan Anggaran DPR RI yang dipimpin H. Muhidin Said, serta sejumlah bupati di Sulteng, untuk membahas solusi terkait pembayaran gaji PPPK di beberapa daerah.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa kendala pembayaran gaji PPPK tidak hanya dialami oleh Kabupaten Donggala, tetapi juga terjadi di beberapa kabupaten lain di Sulawesi Tengah.
“Dalam rapat tadi kami bersama-sama mencari jalan keluar persoalan pembayaran gaji PPPK,” jelasnya.
Anwar menyampaikan empati dan komitmennya untuk mencarikan solusi atas permasalahan tersebut.
“Kami paham dan mengerti kesulitan yang Bapak Ibu alami. Pemerintah hadir untuk mendengarkan dan berusaha menyelesaikan masalah ini. Saya yakin pasti ada solusinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Anwar mengungkapkan bahwa Kabupaten Donggala saat ini hanya menerima dana transfer dari pusat sekitar Rp20 miliar, yang sebagian besar telah dialokasikan untuk program pembangunan daerah. Meski begitu, ia berkomitmen untuk tetap mencari solusi terbaik.
“Meskipun daerah memiliki keterbatasan anggaran, saya berkomitmen untuk mencarikan jalan keluar atas permasalahan gaji PPPK,” pungkasnya.
Sementara itu, aksi unjuk rasa berjalan tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian serta petugas Satpol PP Provinsi Sulteng.***


