23.3 C
Indonesia
Monday, February 16, 2026
spot_img

Prabowo Luncurkan 80 Ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih: Bentuk Baru Revolusi Ekonomi Rakyat

Solo, Japrinews.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi meluncurkan kelembagaan 80.000 unit Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih, di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Ini menjadi tonggak awal revolusi ekonomi kerakyatan terbesar dalam sejarah Indonesia.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim… saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meluncurkan kelembagaan 80.000 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih,” tegasnya dalam siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 21/07/2025.

Presiden menekankan, koperasi adalah jawaban atas persoalan ketimpangan ekonomi. Ia mengibaratkan koperasi seperti seikat lidi: lemah jika sendiri, tapi kuat saat bersatu. “Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kokoh. Ini adalah konsep gotong royong,” ujar Prabowo.

Kopdes/Kopkel Merah Putih dirancang bukan hanya sebagai badan usaha, tapi sebagai benteng ekonomi desa. Unit-unit koperasi akan dilengkapi gerai sembako, simpan pinjam, gudang, cold storage, klinik, apotek, hingga distribusi logistik.

Program ini ditargetkan memutus rantai tengkulak, mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online ilegal dan rentenir, serta memperpendek jalur distribusi bahan pokok langsung ke masyarakat.

“Kita ingin nelayan punya tempat penyimpanan es, petani bisa jual hasil panen tanpa lewat banyak tangan. Semua harus bisa akses modal dan kebutuhan pokok dengan harga wajar,” kata Prabowo.

Peluncuran ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Kopdes/Kopkel Merah Putih yang berlaku sejak 27 Maret lalu. Hingga saat ini, sebanyak 81.140 unit telah terbentuk, 80.081 di antaranya berbadan hukum.

Sebanyak 108 koperasi percontohan telah disiapkan dan mulai 22 Juli 2025 bisa mengakses pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank Himbara.

Program ini digerakkan oleh 13 kementerian dan dua lembaga negara, didukung seluruh kepala daerah, mulai dari gubernur hingga kepala desa. Peluncuran juga digelar serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota secara daring.

Hadir mendampingi Presiden sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh nasional, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menkop Budi Arie Setiadi, Mendesa Yandri Susanto, Menkeu Sri Mulyani, Menteri UMKM Maman Abdurahman, Mendagri Tito Karnavian, dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

Tampak pula Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, serta tokoh pengusaha Chairul Tanjung.

Koperasi Merah Putih ditujukan untuk membangun basis ekonomi nasional dari desa, menjawab ketimpangan distribusi dan akses terhadap sumber daya. Inklusif, modern, dan berbasis gotong-royong, koperasi ini diharapkan menjadi tumpuan utama penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.

“Ekonomi Indonesia yang kuat adalah ekonomi yang berdiri di atas pondasi desa-desa yang mandiri,” pungkas Presiden Prabowo.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles