Example floating
Example floating
Ekonomi

Kadin Sulteng Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Fokus pada Lapangan Kerja dan Pemerataan Ekonomi

8
×

Kadin Sulteng Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Fokus pada Lapangan Kerja dan Pemerataan Ekonomi

Share this article
Ketua Kadin Sulteng, Moh. Dg Rahmatu, Memberikan Sambutanya dalam Musyawarah Kadin Provinsi ke VIII. Foto: Ris
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah (Sulteng), Moh. Nur Dg Rahmatu, menegaskan komitmennya untuk mengambil peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Sambutannya di Musawarah Provinsi Kamar Dangan Industri Sulawesi Tengah yang menekankan bahwa Kadin akan bergerak dengan bertumpu pada tiga pilar utama, yakni lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan.

“Pilar kita berkaitan dengan sektor lapangan kerja, sektor pertumbuhan, dan sektor pemerataan. Tiga pilar ini yang akan menjadikan Kadin sebagai mitra strategis bagi seluruh stakeholder, perusahaan, dan masyarakat Sulawesi Tengah,” ujarnya Moh. Nur Dg Rahmatu, Rabu, 21/05/2026.

Menurutnya, capaian pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang selama ini berada di angka dua digit harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita tahu Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah di Indonesia yang pertumbuhan ekonominya mencapai dua digit. Namun, pertumbuhan itu belum berjalan paralel dengan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat,” katanya.

Karena itu, ia menilai seluruh elemen harus bekerja bersama agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.

“Sulawesi Tengah harus menjadi daerah yang tingkat pertumbuhannya mampu menjawab program-program Gubernur dan Wakil Gubernur. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menghentikan perdebatan yang tidak produktif dan lebih fokus pada upaya memperbaiki keadaan.

“Kita tidak perlu lagi saling menyalahkan. Kalau ada yang kurang baik, mari kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada individu maupun organisasi yang sepenuhnya sempurna. Oleh sebab itu, perbedaan dan kekurangan harus disikapi dengan jiwa besar.

“Tidak akan ada orang yang seratus persen sempurna dalam menjalankan aktivitas. Ketidaksempurnaan itu adalah bagian dari manusia,” tuturnya.

Dalam konteks organisasi, ia menekankan pentingnya membangun Kadin yang kompetitif, kolaboratif, dan inklusif melalui semangat musyawarah dan mufakat.

“Kalau kita ingin membawa Kadin menjadi organisasi yang kompetitif, kolaboratif, dan inklusif, maka persatuan dan kesatuan melalui musyawarah harus selalu kita kedepankan,” katanya.

Ia menegaskan, semangat persatuan jauh lebih penting dibandingkan persaingan internal yang dapat memicu perpecahan.

“Jangan sampai kita menjadi kompetitor yang justru menimbulkan keretakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Kadin merupakan lembaga resmi yang keberadaannya dilindungi oleh undang-undang dan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi.

“Kadin adalah instrumen yang secara hukum dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap Kadin dapat selalu dilibatkan dalam setiap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan sektor ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Kalau ada kegiatan atau instrumen pemerintah yang berkaitan dengan perekonomian, libatkan Kadin,” pungkasnya.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *