Example floating
Example floating
Nasional

Akbar Supratman Dukung Gebrakan Kapolri Berantas Narkoba hingga ke Akar-akarnya

16
×

Akbar Supratman Dukung Gebrakan Kapolri Berantas Narkoba hingga ke Akar-akarnya

Share this article
Wakil Ketua MPR RI, A.M. Akbar Supratman, mengapresiasi langkah Kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkoba di berbagai daerah. Foto: Dok.mpr.go.id
Example 468x60

Jakarta, Japrinews.id – Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, mengapresiasi langkah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang menggelar operasi pemberantasan narkoba di belasan provinsi pada 9–11 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, ratusan orang yang diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba diamankan.

Akbar menilai, operasi tersebut menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat dan mengancam masa depan bangsa.

Apresiasi itu disampaikan Akbar melalui siaran pers, Senin 12/10/2026, menyusul serangkaian penggerebekan yang dilakukan polisi di sejumlah wilayah Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi gebrakan polisi di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi, Ini bukti komitmen Polisi Bersama Masyarakat benar-benar dilakukan, bukan omon-omon,” kata Akbar.

Menurut Akbar, penunjukan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjadi sinyal kuat bahwa pemberantasan narkoba merupakan salah satu prioritas utama pemerintah.

Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto bahkan telah memberikan arahan langsung kepada Suyudi terkait upaya pemberantasan narkoba di Indonesia.

Akbar berharap, langkah tegas kepolisian tidak hanya menjadi gebrakan pada awal masa kepemimpinan Kapolri yang baru, tetapi terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan, gebrakan ini bisa mendatangkan efek jera untuk para pengedar dan pengguna narkoba,” ujar senator asal Sulawesi Tengah tersebut.

Dalam operasi yang berlangsung selama tiga hari tersebut, kepolisian menyasar sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba.

Di Jakarta Barat, polisi menggerebek Kampung Ambon dan Kampung Boncos serta mengamankan 24 orang yang diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba.

Sementara itu, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, dua orang yang diduga sebagai pengguna narkoba turut diamankan. Secara keseluruhan, operasi di belasan provinsi tersebut menghasilkan penangkapan ratusan orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Selain menindak kasus narkoba, operasi kepolisian juga menyasar berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Di wilayah Madura dan Bogor, misalnya, polisi menangani persoalan geng motor dan aksi balapan liar.

Akbar berharap, upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri dapat memberikan dampak nyata bagi keamanan masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Ia juga mengingatkan agar kepolisian tetap membuka diri terhadap kritik dan terus melakukan perbaikan dalam menjalankan tugasnya.

“Dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas-tugas kepolisian, tentu polisi semakin dicintai,” kata Akbar.

Menurutnya, kepolisian yang hadir untuk melindungi masyarakat, responsif terhadap persoalan publik, serta terbuka terhadap masukan akan semakin mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari rakyat.

sumber: MPR.go.id

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *