Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sulteng

BI Sulawesi Tengah Gelar Rakorwil Sulampua II 2025, Wagub Sulteng Dorong Pertumbuhan Industri Berkelanjutan

2
×

BI Sulawesi Tengah Gelar Rakorwil Sulampua II 2025, Wagub Sulteng Dorong Pertumbuhan Industri Berkelanjutan

Share this article
Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah Sulampua Triwulan II Tahun 2025 dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A Lamadjido. Foto: Istimewa
Example 468x60

Palu, japriNews.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sulampua Triwulan II Tahun 2025 yang resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, di Gedung Pogombo, Kamis 15/05/2025.

Rakorwil yang mengusung tema “Peta Jalan Industri di Sulampua” ini bertujuan merumuskan strategi penguatan sektor industri secara berkelanjutan di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

Example 300x600

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah terus menunjukkan komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Data tahun 2024 menunjukkan bahwa Sulteng berkontribusi sebesar 17,08% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulampua, menjadikannya kontributor terbesar kedua setelah Sulawesi Selatan.

Pertumbuhan ekonomi Sulteng tercatat mencapai 9,89% (YoY) pada 2024, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 5,03%. Sektor industri pengolahan menjadi penggerak utama, menyumbang lebih dari 39,89% terhadap PDRB, dengan ekspor komoditas seperti besi baja dan nikel menembus US$16,8 miliar, atau sekitar 78,74% dari total ekspor daerah.

Meski demikian, Wagub menyoroti tantangan yang masih dihadapi, terutama dalam hal ketergantungan terhadap sektor pertanian (44,56%) dan perdagangan (12,71%), serta rendahnya serapan tenaga kerja di sektor industri (10,66%).

“Penting bagi kita mengembangkan sektor industri secara inklusif dan kolaboratif agar pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.

Wagub juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem industri yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Pendidikan serta pelatihan vokasi untuk tenaga kerja lokal menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global.

“Kami berharap Rakorwil ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera diimplementasikan, menjadikan Sulawesi Tengah sebagai pusat industri kompetitif di Indonesia,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Koordinator Wilayah Sulampua, para perwakilan pemerintah daerah dari Sulawesi, Maluku, dan Papua, Kepala Perwakilan BI Sulteng Rony Hartawan, serta sejumlah pejabat teknis, narasumber, dan mitra kerja terkait.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *