27.5 C
Indonesia
Sunday, March 15, 2026
spot_img

Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Sulteng, Soroti Reformasi Polri hingga Isu Pendidikan

Palu, JapriNews.id – Aliansi Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah (Sulteng) Pada Selasa,24/02/2026.

Aksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Fauzul Azmi sebagai bentuk keresahan mahasiswa terhadap berbagai persoalan nasional dan daerah.

Fauzul Azmi menyampaikan bahwa demonstrasi ini lahir dari kegelisahan mahasiswa, khususnya di Kota Palu, terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

“Kami melakukan demonstrasi karena adanya keresahan dari mahasiswa, khususnya mahasiswa Kota Palu itu sendiri. Kami menyatukan gerakan dan tekad untuk melakukan aksi demonstrasi ini,” ujarnya.

Dalam orasinya, Fauzul menegaskan terdapat dua isu utama yang menjadi fokus tuntutan, yakni reformasi institusi Polri dan penyelamatan pendidikan di Indonesia.

“Ada dua isu yang sangat penting bagi kami, yaitu reformasi Polri dan penyelamatan pendidikan Indonesia. Polri saat ini kami nilai sudah bersikap semena-mena kepada rakyat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kebijakan pemerintah yang dianggap tidak memprioritaskan sektor pendidikan secara maksimal.

“Pendidikan tidak lagi dinomorsatukan. Justru yang diprioritaskan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelas Fauzul.

Selain itu, dari sepuluh tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut, Fauzul menilai perhatian terhadap kasus HIV/AIDS di Kota Palu menjadi salah satu poin mendesak.

“Dari sepuluh tuntutan itu, yang paling mendesak bagi saya adalah perhatian pemerintah terhadap kasus HIV/AIDS. Berdasarkan data yang kami dapatkan, sudah banyak masyarakat Kota Palu yang menjadi korban,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Fauzul berharap pemerintah dapat menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan. Ia juga menegaskan bahwa aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar akan digelar apabila tuntutan tidak mendapat respons serius.

“Saya berharap pemerintah dapat mengindahkan isu yang dibawa oleh teman-teman aliansi dan masyarakat yang merasa dirugikan oleh kebijakan pemerintah sehingga dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Aksi tersebut berlangsung dengan membawa sepuluh tuntutan yang berfokus pada reformasi institusi kepolisian, peningkatan kualitas pendidikan, serta perhatian terhadap persoalan kesehatan masyarakat di Kota Palu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles