23.3 C
Indonesia
Monday, February 16, 2026
spot_img

Bupati Donggala Terima Audiensi OMS, Dorong Pembentukan Forum Multi Pihak

Donggala, JapriNews.id – Bupati Donggala menerima audiensi sejumlah Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di ruang kerjanya, belum lama ini. Audiensi tersebut dihadiri Yayasan Sikola Mombine, WALHI Sulawesi Tengah, SHEEP Indonesia, Evergreen Indonesia, dan IMUNITAS.
Pertemuan diawali dengan pemaparan dari masing-masing OMS terkait wilayah dampingan serta program yang tengah dijalankan di Kabupaten Donggala.

Dalam kesempatan itu, OMS mendorong pembentukan Forum Multi Pihak sebagai instrumen kolaborasi strategis untuk mendukung pencapaian RPJMD serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Donggala.

Forum Multi Pihak dirancang sebagai ruang sinergi lintas aktor yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Donggala, OMS, akademisi, komunitas, dan media, dengan Bappeda Donggala sebagai leading sector. Kehadiran forum ini diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai inisiatif OMS yang selama ini berjalan secara parsial agar saling menguatkan dan berdampak lebih luas terhadap pembangunan daerah.

Sejumlah isu yang dikerjakan OMS bersifat lintas sektor (crosscutting) dan dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah. Karena itu, forum tersebut diyakini dapat mendukung percepatan pembangunan di Donggala. Selain itu, forum ini juga diharapkan mempermudah OMS dalam melakukan advokasi kebijakan serta membuka akses terhadap data pemerintah, baik di tingkat komunitas maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Direktur Eksekutif Yayasan Sikola Mombine, Nur Safitri Lasibani, menegaskan bahwa pembentukan Forum Multi Pihak tidak akan membebani APBD karena OMS yang terlibat memiliki sumber pendanaan mandiri.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah, Forum Multi Pihak ini justru menjadi bentuk dukungan OMS melalui program-program yang telah dan sedang dijalankan. Kami juga melihat kepemimpinan Ibu Bupati sebagai perempuan semakin melegitimasi citra pemimpin yang partisipatif, membuka ruang kolaborasi, serta mendorong program pembangunan yang lebih inklusif,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan WALHI Sulawesi Tengah, Stevandi, menilai forum tersebut dapat menjadi jalur advokasi baru yang melengkapi mekanisme yang telah berjalan.

“Melalui kolaborasi, harapannya advokasi kepada pemerintah daerah dapat dilakukan secara lebih efektif dan maksimal,” katanya.

Forum Multi Pihak juga diharapkan menjadi entry point untuk mengakses sumber pendanaan baru. Pasalnya, sejumlah lembaga donor mensyaratkan adanya dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi multi pihak. Di sisi lain, terdapat sumber pendanaan tertentu yang tidak dapat diakses pemerintah, namun dapat dijangkau oleh OMS atau NGO.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Donggala menyampaikan apresiasi atas kontribusi OMS yang selama ini membantu kerja-kerja pemerintah daerah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya menyambut terbuka inisiatif pembentukan Forum Multi Pihak di Kabupaten Donggala. Harapannya, forum ini dapat semakin mensinergikan kemitraan antara pemerintah daerah dan OMS/NGO. Selanjutnya, silakan berkoordinasi dengan Bappeda Donggala, dan saya akan menyampaikan inisiatif ini kepada seluruh OPD terkait untuk mendukung implementasinya di lapangan,” ujar Bupati.

Dalam situasi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung, Bupati juga berharap OMS atau NGO yang memiliki sumber pendanaan mandiri dapat turut membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program-program yang sejalan dengan agenda pembangunan daerah.

Ke depan, Forum Multi Pihak diharapkan menjadi wadah kolaborasi strategis yang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan OMS, sekaligus membuka peluang pendanaan baru serta memperkuat peran organisasi masyarakat sipil dalam pembangunan di Kabupaten Donggala. (*)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles