26.7 C
Indonesia
Wednesday, March 4, 2026
spot_img

JADI NARASUMBER PADA RAKERPROV PGRI, ANLEH WIWIK JUMATIL ROFI’AH DUKUNG PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

PALU, Japrinews.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., M.H., tampil sebagai narasumber pada Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah ke-I Tahun 2025, masa bakti XXIII (2024–2029).

Kegiatan yang mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat” ini berlangsung di Grand Sya Hotel Palu, Sabtu (13/9/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, SKM., M.Kes.; Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, M.Pd.; Ketua PGRI Provinsi Sulteng, Syam Zaini, S.Pd., M.Si.; Sekretaris Umum PGRI Sulteng, Dr. Idrus A. Rore, S.Pd., S.H., M.Pd.; unsur Forkopimda; para guru se-Sulawesi Tengah; serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PGRI atas konsistensinya dalam memperjuangkan mutu pendidikan.

“PGRI telah berperan luar biasa dalam mencerdaskan anak-anak di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Kehadiran para guru dari 13 kabupaten/kota dalam kegiatan ini menjadi bukti semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi bersama DPRD untuk memastikan tidak ada anak di Sulawesi Tengah yang putus sekolah karena keterbatasan biaya.

Lebih lanjut, Hj. Wiwik menekankan pentingnya sinergi antara PGRI, pemerintah daerah, dan DPRD dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah atau guru, melainkan membutuhkan dukungan kebijakan, alokasi anggaran yang memadai, serta program pembangunan sumber daya manusia.

Sebagai wujud komitmen, ia menyampaikan empat poin penting DPRD Sulteng:

Mendorong peningkatan kesejahteraan guru, baik ASN maupun non-ASN.

Mendukung penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan merata di seluruh daerah.

Mengawal implementasi kurikulum agar relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan daerah.

Membangun kolaborasi berkelanjutan antara DPRD, pemerintah daerah, dan PGRI demi kemajuan pendidikan.

“Saya berharap hasil Konkerprov ini dapat menjadi rekomendasi strategis, tidak hanya bagi PGRI, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan DPRD. Mari kita jadikan forum ini sebagai wadah konsolidasi ide, aspirasi, dan semangat kebersamaan demi tercapainya pendidikan yang lebih baik di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles