26.4 C
Indonesia
Monday, December 8, 2025
spot_img

Ketua FKUB Sulteng Apresiasi Peran Strategis Polda dalam Penguatan Moderasi Beragama

Palu, Japrinews.id — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. H. Zainal Abidin, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah atas kontribusinya dalam memperkuat nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama di tengah masyarakat.

Menurut Prof. Zainal, Polda Sulteng bukan hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam menciptakan stabilitas sosial yang berbasis pada kerukunan umat beragama. Ia menyoroti peran aktif Satgas Dua Operasi Madago Raya Tahun 2025 yang telah menginisiasi berbagai kegiatan sosialisasi dan dialog lintas agama.

“Melalui program ini, peningkatan kapasitas imam, pegawai syara, pendeta, dan tokoh lintas agama dalam memahami moderasi beragama telah dilakukan secara masif, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong, Poso, Sigi, dan Tojo Una-Una,” ujar Prof. Zainal, Kamis sore 19/06/2025.

Ia berharap, program serupa bisa diperluas ke lebih banyak daerah di Sulawesi Tengah, guna memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya toleransi dan hidup berdampingan secara damai.

Salah satu bentuk nyata kerja sama FKUB dan Polda Sulteng, lanjut Prof. Zainal, adalah program peningkatan pemahaman moderasi beragama bagi para Bhabinkamtibmas. Melalui pelatihan ini, para petugas kepolisian di tingkat desa dan kelurahan dibekali pemahaman mendalam tentang cara beragama yang mengedepankan toleransi, inklusivitas, dan penghormatan terhadap perbedaan.

“Pemahaman yang benar tentang beragama sangat penting, terutama bagi personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan pendekatan moderat, Bhabinkamtibmas bisa menjadi agen perdamaian dan jembatan antar kelompok keagamaan,” jelasnya.

Prof. Zainal menegaskan bahwa kolaborasi antara Polda dan FKUB merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi anggota kepolisian dalam bidang moderasi beragama. Ia juga berharap kerja sama ini menjadi model nasional dalam menciptakan kehidupan beragama yang damai dan harmonis.

Momentum Hari Bhayangkara ke-79, menurutnya, menjadi refleksi terhadap peran Polri dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sinergi antara Polda dan FKUB menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor adalah kunci utama dalam membangun Indonesia yang rukun, adil, dan sejahtera,” pungkas Prof. Zainal.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles