Palu, Japrinews.id — Sebanyak 784 calon mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu mengikuti pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE-UMPTKIN) tahun 2024. Ujian berbasis komputer ini diselenggarakan secara nasional oleh Kementerian Agama RI.
Rektor UIN Datokarama, Prof. Dr. H. Lukman S. Thahir, M.Ag., menyampaikan bahwa SSE-UMPTKIN merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di bawah naungan Kementerian Agama.
“Ujian ini hari ini dilaksanakan secara serentak di 58 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Lukman saat meninjau pelaksanaan ujian di Laboratorium Komputer UIN Datokarama, Selasa 10/06/2025.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Hamkan, dan Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr. Sahril. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan SSE-UMPTKIN berlangsung lancar, tertib, aman, dan nyaman, sehingga para peserta dapat mengikuti ujian dengan baik.
“UIN Datokarama telah menyiapkan seluruh perangkat pendukung untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ujian ini,” tambah Prof. Lukman.
SSE-UMPTKIN tahun 2024 dilaksanakan secara nasional mulai tanggal 10 hingga 12 Juni. Di lingkungan UIN Datokarama, sebanyak 784 peserta mengikuti ujian yang dibagi dalam 10 sesi.
Panitia pusat UMPTKIN telah menetapkan tata cara, alur, dan tata tertib pelaksanaan ujian yang wajib dipatuhi peserta. Seluruh informasi tersebut tercantum dalam kartu peserta ujian.
Koordinator SSE UMPTKIN, Haris Setiaji, dalam pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan ujian, mengingatkan bahwa setiap peserta wajib mencetak dan membawa kartu ujian sebagai bukti resmi keikutsertaan dalam UMPTKIN 2024. Peserta juga diwajibkan membawa kartu identitas resmi seperti KTP, paspor, atau kartu identitas lain yang memuat nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta foto terbaru.
Selain itu, peserta diimbau untuk membawa alat tulis, termasuk pensil, yang tetap dibutuhkan selama ujian berlangsung. Peserta diharapkan hadir di lokasi ujian paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai sesuai dengan jadwal yang tertera pada kartu peserta.


