Example floating
Example floating
Pendidikan

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Ajak Lulusan UIN Datokarama Jadi Problem Solver untuk Entaskan Kemiskinan

34
×

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Ajak Lulusan UIN Datokarama Jadi Problem Solver untuk Entaskan Kemiskinan

Share this article
Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf, Memberikan orasi ilmiah pada Wisuda Ke-46 Sarjana, Magister dan Doktor UIN Datokarama, di Kota Palu. Foto: Humas UIN Datokarama Palu
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak para alumni serta wisudawan dan wisudawati Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu untuk menjadi problem solver dalam membantu pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Ipul saat memberikan orasi ilmiah pada Wisuda ke-46 Sarjana, Magister, dan Doktor UIN Datokarama, yang digelar di Kota Palu, Senin (20/04/2026).

“Dengan sumber daya yang memadai, serta lulusan yang berkompeten dan memiliki modal moral serta intelektual yang kuat, maka lulusan UIN Datokarama diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai problematika sosial yang kompleks di tengah masyarakat,” ujar Gus Ipul.

Pada wisuda tersebut, UIN Datokarama secara resmi mengukuhkan sebanyak 498 lulusan dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor untuk semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

Di hadapan para wisudawan, Mensos menekankan bahwa mereka merupakan bagian dari generasi terdidik Indonesia yang memiliki tanggung jawab sosial lebih besar.

“Hari ini kalian adalah bagian dari generasi terdidik Indonesia. Namun di luar sana, masih banyak saudara sebaya yang belum mendapat kesempatan yang sama. Karena itu, saya mengajak saudara-saudara menjadi problem solver, menjadi jembatan antara negara dan masyarakat, serta agen perubahan yang tangguh,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan bukan hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan bangsa.

“Jika kemiskinan adalah rantai, maka pendidikan adalah kunci, dan hari ini saudara-saudara telah memegang kunci tersebut,” katanya.

Menurut Gus Ipul, terwujudnya Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang dipersiapkan sejak sekarang.

“Indonesia Emas 2045 tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat hari ini, tetapi siapa yang kita siapkan untuk hari esok. Semoga ilmu yang saudara miliki tidak hanya membawa keberhasilan pribadi, tetapi juga manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, menegaskan komitmen kampus dalam menghadirkan solusi di tengah masyarakat melalui peran para lulusan.

“UIN Datokarama dengan segala sumber daya yang dimiliki, termasuk para alumni, hadir sebagai pembawa solusi dan berkomitmen terlibat aktif dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Ia pun mendorong para lulusan untuk mengambil peran strategis dalam mengatasi berbagai persoalan, khususnya kemiskinan.

“Setiap lulusan memiliki ruang untuk berkontribusi. Ambil peran di lingkungan masing-masing, bangun kolaborasi, dan dorong perubahan yang membawa kebaikan,” tutupnya.***

Sumber: Humas UIN Datokarama

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *