Palu, JapriNews.id – PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat pemadaman listrik yang melanda sebagian besar wilayah Sulawesi, termasuk Palu, pada Minggu malam 11/05/2025.
Pemadaman ini disebabkan oleh gangguan pada sistem transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) yang menghubungkan Gardu Induk Lopana Amurang dan Gardu Induk Teling Gas Insulated Switchgear (GIS).
Gangguan transmisi tersebut berdampak signifikan, menyebabkan 31 gardu induk di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo kehilangan tegangan dan mengakibatkan pemadaman listrik total di sejumlah daerah.
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) telah mengerahkan tim teknis untuk menangani gangguan ini dan melakukan pemulihan secara bertahap. Hingga Rabu malam, 12 dari 31 gardu induk yang terdampak telah berhasil dipulihkan dan mulai menyalurkan listrik kembali ke pelanggan.
Sementara itu, pemadaman listrik di wilayah Sulawesi Selatan dipicu oleh cuaca ekstrem yang mengakibatkan penurunan debit air di sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), sehingga pasokan listrik berkurang secara signifikan.
PLN terus berupaya mempercepat proses pemulihan dan menjaga kestabilan pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak. PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, bersabar, dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan pemulihan melalui akun media sosial resmi PLN dan layanan pelanggan PLN 123.


