Example floating
Example floating
Sulteng

Ramadhan Maulana: Pengungkapan 10,5 Ton Narkoba Jadi Langkah Besar Selamatkan Generasi Bangsa

18
×

Ramadhan Maulana: Pengungkapan 10,5 Ton Narkoba Jadi Langkah Besar Selamatkan Generasi Bangsa

Share this article
Wakil Sekretaris DPW PAN Sulteng, Muhammad Ramadhan Maulana. Foto: Istimewa
Example 468x60

Palu, Japrinews.id — Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sulawesi Tengah, Muhammad Ramadhan Maulana, menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada jajaran Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Bareskrim Polri, Bea Cukai, serta jajaran Polda atas keberhasilan mengungkap jaringan peredaran narkotika dengan total barang bukti mencapai 10,5 ton dalam kurun waktu tiga bulan.

Ramadhan menilai keberhasilan tersebut merupakan capaian penting dalam upaya menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia, dari ancaman serius peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, pengungkapan dalam skala besar tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas lembaga, ketegasan penegakan hukum, serta komitmen berkelanjutan dalam memutus mata rantai jaringan narkotika, mulai dari penyelundupan hingga peredaran di tengah masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran aparat penegak hukum yang telah bekerja keras dalam mengungkap jaringan narkotika. Ini bukan sekadar keberhasilan penindakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa,” ujar Ramadhan.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam upaya pemberantasan narkotika, seraya menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan keberanian, profesionalisme, konsistensi, dan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Ramadhan menegaskan, besarnya barang bukti narkotika yang berhasil diungkap menjadi pengingat bahwa ancaman peredaran narkoba tidak dapat dipandang sebelah mata.

“Bayangkan jika narkotika sebanyak itu berhasil beredar bebas di tengah masyarakat. Berapa banyak keluarga yang terancam, berapa banyak anak muda yang masa depannya bisa hancur? Karena itu, pemberantasan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia berharap aparat penegak hukum tidak berhenti pada penyitaan barang bukti dan penangkapan para pelaku, tetapi juga terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk bandar besar, pemasok, dan pihak-pihak yang terbukti terlibat.

Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu demi memberikan efek jera serta mencegah berulangnya kejahatan serupa.

Sebagai Sekretaris DPW PAN Sulawesi Tengah sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Poso, Ramadhan turut mengajak pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat gerakan pencegahan narkotika.

Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan. Edukasi, pengawasan lingkungan, ketahanan keluarga, rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan, serta pemberdayaan generasi muda juga harus menjadi bagian dari strategi bersama.

“Kita ingin Sulawesi Tengah menjadi daerah yang aman bagi masyarakat dan memiliki masa depan cerah bagi generasi mudanya. Jangan biarkan narkoba merusak keluarga, menghancurkan cita-cita anak bangsa, dan mengancam masa depan daerah kita,” ungkapnya.

Ramadhan menegaskan dukungannya terhadap langkah penegakan hukum yang tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika, sekaligus mendorong penguatan kolaborasi antara aparat dan masyarakat.

Menutup pernyataannya, Ramadhan mengajak seluruh masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap ancaman narkotika dan berani berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.

“Perang melawan narkoba adalah perjuangan menyelamatkan masa depan bangsa. Kita harus berdiri bersama aparat penegak hukum. Selamatkan generasi muda, lindungi keluarga, dan jangan beri ruang bagi mafia narkotika di Indonesia,” tutupnya.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *