Example floating
Example floating
Parlementeria

Nurhalis Soroti Ketidakhadiran Lurah dan Camat dalam Reses DPRD Palu

15
×

Nurhalis Soroti Ketidakhadiran Lurah dan Camat dalam Reses DPRD Palu

Share this article
Anggota DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, menyoroti ketidakhadiran sejumlah aparatur pemerintah, termasuk lurah dan camat, dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Palu. Foto: Istimewa
Example 468x60

Palu, Japrinews.id – Anggota DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, menyoroti ketidakhadiran sejumlah aparatur pemerintah, termasuk lurah dan camat, dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Palu.

Sorotan tersebut disampaikan Nurhalis dalam rapat paripurna DPRD Kota Palu di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kota Palu, Kamis 01/10/2026.

Nurhalis mengatakan, masih terdapat aparatur pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang sulit dihubungi ketika DPRD membutuhkan komunikasi terkait kepentingan masyarakat.

Ia bahkan mengaku menerima laporan mengenai sejumlah lurah dan camat yang tidak menghadiri kegiatan reses anggota DPRD tanpa alasan yang jelas.

“Masih ada aparatur, OPD kalau ditelpon dan di WA tidak dijawab. Bahkan laporan dari teman-teman ada beberapa lurah dan camat tanpa alasan yang jelas tidak menghadiri reses anggota DPRD yang notabene juga menjadi tanggungjawab mereka,” ungkap Nurhalis.

Menurutnya, kritik tersebut bukan ditujukan untuk meminta perlakuan khusus dari jajaran Pemerintah Kota Palu. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara DPRD dengan aparatur pemerintah dalam menyerap serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Mohon maaf, hal ini harus saya sampaikan karena menyangkut kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Nurhalis kemudian meminta Pemerintah Kota Palu memastikan aparatur yang bertugas di OPD, kecamatan maupun kelurahan dapat membangun komunikasi dan bekerja sama dengan DPRD.

“Saya pribadi tidak pernah menginginkan keistimewaan. Namun untuk urusan masyarakat, tolong saya untuk direspons. Apalagi berkaitan dengan usulan pokir dan reses. Karena ini ada legal standing-nya,” tegasnya.

Selain menyoroti keterlibatan aparatur dalam kegiatan reses, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga meminta Sekretariat DPRD Kota Palu meningkatkan komunikasi dengan media.

Ia menilai komunikasi dengan media penting untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kepentingan, kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.

“Tolong dicatat ini, biasanya saya telepon dan WA untuk berkomunikasi dengan media, tidak direspons. Padahal yang mau disampaikan untuk kepentingan, kesejahteraan, dan kemajuan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Di sisi lain, Nurhalis turut memberikan apresiasi terhadap capaian Pemerintah Kota Palu, khususnya dalam momentum peringatan HUT ke-48 Kota Palu.

Ia menilai berbagai capaian tersebut merupakan hasil kontribusi dan kerja sama banyak pihak, mulai dari masyarakat, ASN, tokoh agama, DPRD, OPD, hingga media.

“Kita perlu memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kota Palu pada kegiatan hari ulang tahun ke-48. Inspektur upacara memberikan testimoni terkait dengan capaian-capaian itu dan tentu ini perlu kita apresiasi dan menjadi kebanggaan tersendiri buat kita semua,” katanya.

“ Tetapi tentu capaian ini ada keterlibatan dan kerja sama antara teman-teman di DPRD Palu, seluruh masyarakat, tokoh-tokoh agama, OPD hingga RT, dan teman-teman media yang telah memberikan kontribusi terbaik,” tandasnya.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *