Example floating
Example floating
Sulteng

Perkaya Wawasan Kebangsaan, Wakil Ketua MPR RI Sosialisasikan 4 PILAR di Sigi

26
×

Perkaya Wawasan Kebangsaan, Wakil Ketua MPR RI Sosialisasikan 4 PILAR di Sigi

Share this article
Example 468x60

Palu, Jarinews.id – Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan bernegara. Kegiatan dilakukan di Kec. Dolo Barat, Kab. Sigi, Prov. Sulawesi Tengah (Senin, 11/5/2026) dan diikuti oleh tokoh adat dan masyarakat Kab. Sigi.

Dalam pemaparannya, Akbar menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan langkah penting untuk memperkokoh kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

Menurut Akbar, pilar dapat dimaknai sebagai tiang penguat, dasar yang pokok, serta penyangga yang menopang sebuah bangunan. Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, Empat Pilar Kebangsaan terdiri atas Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Empat Pilar Kebangsaan menjadi fondasi utama yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh elemen masyarakat agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga,” ujar Akbar.

Ia menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi Empat Pilar memiliki landasan hukum yang kuat, di antaranya Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah; dan Peraturan MPR Republik Indonesia yang mengatur tentang Tata Tertib MPR.

Dalam kesempatan itu, Akbar juga menguraikan berbagai tantangan kebangsaan dan etika kehidupan berbangsa. Dalam hal tersebut, tantangan terbagi menjadi internal dan eksternal.

Untuk internal, Akbar menyoroti masih kurangnya keteladanan sebagian pemimpin dan tokoh bangsa serta belum optimalnya penegakan hukum. Sementara dari sisi eksternal, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia antara lain derasnya arus globalisasi dan semakin ketatnya persaingan antarbangsa.

“Globalisasi membawa berbagai dampak yang harus disikapi secara bijak. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan harus terus diperkuat agar masyarakat tetap memiliki jati diri dan semangat persatuan,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Akbar berharap masyarakat semakin memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu menjaga keutuhan NKRI dan memperkuat persatuan bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *