Bekasi, Japrinews.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bergerak cepat melakukan evakuasi penumpang pasca insiden tabrakan antara Kereta CommuterLine dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa proses evakuasi korban dan penanganan rangkaian kereta masih terus berlangsung. Pihaknya juga menargetkan operasional kereta di wilayah Daop 1 dapat segera kembali normal.
“Saat ini PT KAI bersama kepolisian masih melakukan evakuasi rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera pulih,” ujar Franoto dalam keterangan resminya.
KAI Daop 1 Jakarta menjelaskan, insiden terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur pada KM 28+920 sekitar pukul 20.52 WIB. Peristiwa bermula ketika KRL dengan kode operasional PLB 5568A relasi KPB–CKR tertabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.
Akibat kejadian tersebut, perjalanan kereta api di lintas Bekasi Timur mengalami gangguan. Petugas di lapangan langsung melakukan pengamanan area, penanganan korban, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan.
Sebagai langkah keselamatan, aliran listrik aliran atas (LAA) di lintas Cibitung–Bekasi Timur serta area emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.
Sumber Antara News


















