Palu, Japrinews.id – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Dra. Marlela, dalam forum Rakortekrenbang dan Pra Musrenbang menjadi bagian penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah tahun 2027.
Dalam forum tersebut, Marlela memaparkan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sulteng yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi daerah di tengah tekanan global yang kian kompleks.
Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini tidak bisa dilepaskan dari dinamika global, seperti kewajiban pembayaran utang negara hingga konflik internasional yang berdampak pada ketidakstabilan ekonomi.
“Tekanan global ini berdampak langsung pada sektor energi dan produksi, yang pada akhirnya memengaruhi kapasitas fiskal daerah serta mendorong kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” jelas Marlela Pada Selasa, 07/04/2026.
Dalam situasi tersebut, DPRD melalui Komisi II mendorong langkah-langkah strategis guna menjaga ketahanan ekonomi daerah, salah satunya melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis potensi lokal.
“Kita harus bekerja lebih giat dan kreatif dalam menggali potensi PAD, serta memaksimalkan sektor unggulan daerah,” tegasnya.
Marlela juga menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai prioritas utama dalam pembangunan ke depan. Upaya penguatan dilakukan melalui peningkatan produktivitas, perbaikan infrastruktur seperti irigasi, serta penyediaan sarana produksi yang memadai.
Selain itu, diversifikasi pangan lokal dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan serta memperkuat ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang.
Komisi II DPRD Sulteng juga menyoroti optimalisasi lahan pertanian dan perkebunan milik daerah. Langkah tersebut mencakup penyediaan bibit unggulan, pemetaan potensi lahan, serta peningkatan kerja sama lintas sektor untuk mendorong produktivitas.
Tak hanya sektor pertanian, sejumlah sektor lain juga menjadi perhatian, di antaranya perikanan, peternakan, kehutanan, UMKM, koperasi, perdagangan, hingga pertambangan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui berbagai rekomendasi tersebut, DPRD Sulteng berharap pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang adaptif dan tepat sasaran dalam menghadapi tantangan ekonomi global, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.



















